Kejuaraan Beregu Wali Kota Cup 2023 Terapkan Sistem Baru, Tim Squash Putri Kota Bandung Sabet Juara Pertama

Tim putri squash Kota Bandung berhasil meraih juara pertama dalam kejuaraan beregu Wali Kota Cup 2023 yang berlangsung dari Kamis hingga Sabtu 19 Mei 2023 dengan sistem baru. 

Kejuaraan Beregu Wali Kota Cup 2023 Terapkan Sistem Baru, Tim Squash Putri Kota Bandung Sabet Juara Pertama
Tim Squash Putri Kota Bandung meraih juara pertama dalam Kejuaraan Beregu Wali KOta Cup 2023 yang menerapkan sistem baru. foto istimewa

INILAHKORAN, Bandung - Tim Squash Kota Bandung berhasil meraih juara dalam kompetisi Kejuaraan Beregggu Wali Kota Cup 2023 yang digelar di di Lapangan Squash Pakasih / LP3S (Lembaga Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Squash) serta lapangan Squash Siliwangi Kota Bandung.

tim putri Squash Kota Bandung berhasil meraih juara pertama dalam kejuaraan beregu Wali Kota Cup 2023 yang berlangsung dari Kamis hingga Sabtu 19 Mei 2023 dengan sistem baru

Selain tim putri squas Kota Bandung, dalam Kejuaraan Beregu Wali Kota Cup 2023 dengan sistem baru tersebut, tim beregu putra dari DKI Jakarta juga berhasil meraih gelar juara. 

sistem baru ini di canangkan oleh ketua Squash Kota Bandung  Amar Maryana yaitu beregu dengan campuran kelommpok umur, 1 regu terduru dari usia 11,13,15,17 tahun dan open, hal ini adalah salah satu ukuran daerah yang konsisten menjalankan pembinaan dari semua usia.

Kota Bandung berhasil meraih gelar juara di kelompok beregu putri. Tim Kota Bandung yang diperkuat Asya Khaira Naraya, Saffa Raisha Putri Ersyam, Raifa Putri Yataqi dan Zalzabila berhasil mengalahkan tim DKI Jakarta – Koja 1 di babak final dengan skor 3-1.

DKI Jakarta – Koja 1 Meraih gelar juara di kelompok beregu putra yang diperkuat Rajendra Wibisono Irwanto, Bryan Pratama Budiman, M. Kevin Nabhan, M. Razka Idhmi Sulaeman, dan Aristia Prima. Tim DKI Jakarta – Koja 1 berhasil mengalahkan tim Kota Bandung 1 yang diperkuat Zidane Alvaro Putra Ersyam, Mario Haris, Akhtar Ghaisan Zafarani, Muhammad Rifaa Ramadhan, dan Nutastaf Tyan

Ketua Panitia Pelaksana, M. Arief Fadhillah mengatakan, kejuaraan digelar atas kerjasama Pengcab PSI Kota Bandung, Koni Kota Bandung, LP3S dan Pengprov PSI Jabar. Pelaksanaan kejuaraan digelar di dua tempat yakni lapangan Squash Pakasih/LP3S Kopo, untuk babak awal serta di lapangan Squash SSC, Jalan Lombok Kota Bandung, untuk babak semifinal dan final.

"Peserta di ikuti oleh 5 daerah yakni DKI Jakarta Koja, DKI Jakarta Rawamangun, Kab. Bogor, Kota Tangerang dan tuan rumah Kota Bandung dengan 17 tim dan 70 atilt. Antusiasnya cukup tinggi bahkan jumlah peserta yang ikut melampaui target kita,” kata Arif saat ditemui usai pelaksanaan kejuaraan di lapangan Squash SSC, Kota Bandung, Sabtu 20 Mei 2023.

Pada kejuaraan Squash kali ini, lanjut dia, menggunakan sistem yang berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya. Yakni sistem kejuaraan beregu seperti layaknya gelaran Piala Thomas dan Uber di cabang olahraga bulutangkis.

“Ini format baru dalam kejuaraan Squash dan mungkin baru pertama kali dilaksanakan di Kota Bandung, Jabar, Indonesia atau bahkan di dunia. Hampir sama dengan (Piala) Thomas dan Uber, hanya saja kita menerapkan kelompok usia atau KU. Jadi satu tim diisi oleh atlet dengan kelompok usia yang berbeda yakni 11 tahun, 13 tahun, 15 tahun, 17 tahun dan Open,” Arif menegaskan.

Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi mengapresiasi kejuaraan bertajuk Wali Kota Bandung Cup yang dilaksanakan cabang olahraga Squash. Kejuaraan bertajuk Wali Kota Bandung Cup ini diharapkan menjadi pemicu dan pemacu lahirnya atlet-atlet potensial dariu cabang olahraga asal Kota Bandung untuk mendukung pencapaian prestasi olahraga Kota Bandung, Jawa Barat, hingga Indonesia di berbagai even dan multieven olahraga.

“Seperti pada SEA Games 2023 yang baru saja usai, Kota Bandung menyumbang sekitar 70 atlet, pelatih dan ofisial meski cabang olahraga Squash tidak dipertandingkan. Untuk Asian Games 2023 di China dan SEA Games 2025 di Thailand, Squash akan dipertandingkan dan bukan tidak mungkin atlet yang bertanding disini akan menjadi bagian dari timnas Indonesia nanti,” kata Nuryadi.

Kejuaraan cabang olahraga bertajuk Wali Kota Bandung Cup ini, lanjut Nuryadi, menjadi salah satu program KONI Kota Bandung yang sudah dilaksanakan sejak lama. Berkolaborasi dengan cabang-cabang olahraga, kejuaraan Wali Kota Bandung Cup menjadi salah satu proses pembinaan berjenjang yang dilakukan KONI Kota Bandung.

“Jadi siapapun Wali Kota-nya atau dewan-nya, kejuaraan ini harus tetap digelar sebagai salah satu proses pembinaan berjenjang. Kota Bandung selalu konsisten dengan pembinaan olahraga prestasi yang berjenjang berkelanjutan, tidak melakukan pembinaan instan dengan jual beli atlet. Squash menjadi cabang olahraga ketiga yang menggelar Wali Kota Bandung Cup ini dan akan digelar di puluhan cabang olahraga lain di tahun 2023 ini,” Nuryadi menuturkan.

Sementara Ketua Pengprov PSI Jabar, Daud Achmad menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kejuaraan Squash Beregu Wali Kota Bandung Cup 2023 yang dilaksanakan Pengcab PSI Kota Bandung dan LP3S. Hal ini membuktikan Kota Bandung sebagai gudangnya atlet-atlet potensial bagi Jabar maupun Indonesia.

“Di SEA Games 2023, atlet asal Kota Bandung cukup banyak dan memberikan kontribusi medali emas. Pun demikian di cabang olahraga Squash, Kota Bandung tidak pernah tidak berkontribusi,” kata Daud.

Sebuah kejuaraan, kata Daud, menjadi salah satu unsur yang penting dan dibutuhkan dalam sebuah proses pembinaan atlet di cabang olahraga. Pasalnya, tidak hanya skill atau kemampuan atlet saja yang diasah dalam sebuah kejuaraan tapi juga mental atlet saat tampil bertanding.

“Apalagi melalui terobosan baru yang dilakukan panitia serta Pengcab PSI Kota Bandung dengan format baru dan sistem baru yakni beregu yang anggota timnya diisi oleh atlet kelompok usia. Ini yang disebut dengan efektif dan efisien, sekali mendayung dua tiga pulau terlewati. Kami berharap, apa yang dilakukan PSI Kota Bandung ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh pengcab PSI kota/kabupaten lain di Jabar,” kata Daud.

Kesan dari peserta yang di wakili oleh lagenda pemain Squash dari DKI Jakarta Nuryanto sangat senang dengan adanya kejuaraan ini dan Kota Bandung sekarang mencetak atlit terbanyak di Indonesia, saking banyaknya peserta nuryanto berharap di Kota Bandung mempunyai stadion Squash. (*)


Editor : Ahmad Sayuti