Kejutan dari Prabowo Soal Pemilih Milenial, Begini Kata Pengamat

Prabowo Subianto, di luar dugaan, diminati kalangan milenial dan generasi Z. Karena heroisme dan kerja?

Kejutan dari Prabowo Soal Pemilih Milenial, Begini Kata Pengamat
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto (tengah) meninjau kegiatan Latihan Pembulatan Komponen Cadangan di Bandung, Jawa Barat, Senin, 27 September 2021.

INILAHKORAN, Bandung- Prabowo Subianto, di luar dugaan, diminati kalangan milenial dan generasi Z. Karena heroisme dan kerja?

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi bakal calon presiden pilihan milenial dan generasi Z.

“Data itu berdasarkan hasil laporan jajak pendapat Libang Kompas. Jadi, Prabowo tak banyak gimmick. Lurus saja bekerja tanpa hingar bingar apapun,” jelas Adi Prayitno di Jakarta, Minggu (24/10).

Hasil jajak pendapat Litbang Kompas, sebanyak 17,4% milenial memilih Prabowo Subianto jika pemilu dilakukan saat ini. Selain dari generasi milenial, Prabowo juga mendapat dukungan dari kalangan Gen Z dengan angka 13,7%.

Baca Juga: Miris, 106.780 Jiwa Warga Karawang Masuk Kategori Miskin Esktrem

Hasil itu lebih baik dibanding dukungan terhadap Anies Baswedan sebanyak 11,7%, Tri Rismaharini sebanyak 7,8% dan Ridwan Kamil sebanyak 5,9%.

Dalam laporan itu, pilihan kepada Prabowo tidak terlepas dari popularitasnya sebagai calon presiden di dua edisi pemilu sebelumnya. Posisi Menteri Pertahanan di kabinet Jokowi juga ikut mengenalkan Prabowo kepada generasi muda.

“Totalitasnya sebagai menteri mendapat respons positif. Millenial itu fikirannya simpel. Suka dengan figur yang bekerja, bukan bekerja mengiklankan diri terus,” kata Adi yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu.

Selain berdasarkan kinerja, Adi menjelaskan milenial dan Gen Z melihat sisi heroisme dalam kerja-kerja Prabowo membantu merealisasikan visi dan misi Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.

“Artinya, membangun citra dengan kerja, jauh lebih dirasa millenial ketimbang selalu membangun citra tapi minim kerja,” kata Adi menegaskan.

Baca Juga: Garuda Indonesia Terjebak Dalam Kubangan Bisnis Tak Sehat, Tegas Ini Perintah Erick Thohir

Mengutip hasil sensus penduduk 2020 jumlah proporsi penduduk Indonesia yakni post Gen Z (di bawah 8 tahun) sebanyak 10,88%, Gen Z (8-23 tahun) sebanyak 27,94%, Milenial (24-39 tahun) sebanyak 25,87%, Gen X (40-55 tahun) sebanyak 21,88%, Baby Boomer (56-74 tahun) sebanyak 11,56% dan Pre-boomer (di atas 74 tahun) sebanyak 1,87%.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak memberikan komentar soal elektabilitas dirinya yang sering berada di posisi atas dalam sejumlah lembaga survei mengenai Pemilu Presiden 2024.

“Survei apa? Saya dari Semeru, melihat anggrek mampir ke sini,” katanya setelah ziarah di makam Presiden pertama Indonesia Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Minggu.

Baca Juga: Garuda Indonesia Terjebak Dalam Kubangan Bisnis Tak Sehat, Tegas Ini Perintah Erick Thohir

Ia memberikan apresiasi perawatan yang dilakukan Menteri Sosial Tri Rismaharini di kawasan wisata religi makam Bung Karno tersebut. Dengan adanya perawatan dan penambahan fasilitas tentunya menjadikan lokasi ini lebih menarik dan bersih.

“Lebih baik, lebih bersih. Semua juga bisa merawat, sehingga yang datang berdoa tenang,” kata dia.

Ganjar juga menegaskan dirinya tidak ada janji bertemu dengan Mensos di makam Bung Karno. Ia baru ada kegiatan kaki Gunung Semeru, sehingga setelah selesai singgah ke makam Bung Karno di Blitar.

Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Litbang Kompas menunjukkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo memiliki persentase elektabilitas yang sama dalam survei calon presiden untuk Pemilu 2024.

Namun, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa tolok ukur untuk menjadi pemimpin negara tidak ditentukan oleh hasil survei.

“Kalau kita lihat survei itu gambaran ketika survei itu dilakukan. Tolok ukur seorang pemimpin bagi bangsa dan negara tidak semata-mata ditentukan oleh survei,” kata Hasto di Jakarta.

Baca Juga: Rachel Vennya Ngaku Tak Jalani Karantina, Terbantahkan dengna Bukti Absensinya di Wisma Atlet...

Sementara itu, kehadiran Ganjar di makam Bung Karno juga menyita perhatian peziarah serta simpatisan. Mereka sempat berebut hendak mendekati, namun karena harus jaga jarak, warga pun menghormatinya dan dialog dari jauh.

Ganjar pun juga sempat bertemu dengan Mensos yang kebetulan berada di lokasi makam Bung Karno. Keduanya dialog sebentar di tempat publik tersebut sebelum akhirnya Ganjar menuju ke lokasi pusara Bung Karno dan Mensos kembali memantau perawatan fasilitas di area makam.

Baca Juga: Warga Kelurahan Cisurupan Berangsur Sadar Pentingnya Vaksinasi Covid-19

Di lokasi makam, Ganjar dan rombongan berdoa dan setelahnya tabur bunga. Ia juga sempat ke lokasi masjid di area makam, ke lokasi tempat istirahat lalu meninggalkan lokasi makam.***  (ing)

 


Editor : inilahkoran