Kemacetan Masih Terjadi, Farhan Evaluasi Jam Sekolah

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti potensi kemacetan yang masih terjadi di sejumlah titik usai diberlakukannya pengaturan jam masuk sekolah.

Kemacetan Masih Terjadi, Farhan Evaluasi Jam Sekolah
Meski kebijakan baru ini belum genap berjalan satu minggu, orang nomor satu di Kota Bandung tersebut menilai masih banyak hal yang perlu dievaluasi. Termasuk jam pulang siswa. (yogo triastopo)

INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti potensi kemacetan yang masih terjadi di sejumlah titik usai diberlakukannya pengaturan jam masuk sekolah.

Meski kebijakan baru ini belum genap berjalan satu minggu, orang nomor satu di Kota Bandung tersebut menilai masih banyak hal yang perlu dievaluasi. Termasuk jam pulang siswa.

“Saya belum bisa memastikan dampaknya secara keseluruhan. Tapi tadi pagi saya sempat memantau langsung di Jalan Sumatera, Jalan Riau dan Jalan Belitung Kalimantan,” kata Farhan, Selasa 22 Juli 2025.

Menurutnya, wilayah yang sekolahnya didominasi oleh moda antar jemput menggunakan motor dan mobil masih mengalami kepadatan lalu lintas. Salah satu contohnya terjadi di kawasan Cibiru, Bandung Timur.

“Di Cibiru itu ada dua SD yang bersebelahan. Ketika jam pulang, langsung macet. Karena satu ruas jalan diambil untuk tempat antar-jemput, kendaraan lain jadi terhambat. Saya lihat sendiri itu pada 16 Juli kemarin,” ucapnya.

Farhan menegaskan, perhatian tidak hanya perlu diberikan pada jam masuk sekolah. Tetapi juga pada jam pulang yang kerap kali luput dari perhitungan. “Ini baru seminggu berjalan, jadi kita belum tahu apakah ada perubahan perilaku dari masyarakat atau belum,” ujar dia.


Editor : Doni Ramdhani