Kementerian ESDM Dorong Hilirisasi Sektor Pertambangan dan Energi
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mendorong hilirisasi di sektor pertambangan dan energi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mendorong hilirisasi di sektor Pertambangan dan Energi.
Yuliot mengatakan, potensi kekayaan alam di Indonesia sangat beragam. Keuntungan ini menurutnya harus dimaksimalkan, utamanya dengan memulai menggarap dari hilir.
"Dengan strategi hilirisasi dan industrialisasi yang kita tetapkan, jadi harapan bagaimana nilai tambah di dalam negeri," ujar Wamen Yuliot usai menghadiri Wisuda Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) di Kota Bandung, Rabu 13 Agustus 2025.
Selain kata dia, mendorong kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung hilirisasi di sektor Pertambangan dan Energi.
Harapannya, melalui lulusan PEP yang berada di bawah kewenangan Kementerian ESDM, mampu memenuhi kebutuhan tenaga ahli di sektor tambang dan Energi.
"Ini kita mendorong bagaimana pendidikan vokasi ini diharapkan menguasai masalah teknis dan praktis di lapangan Pertambangan dan Energi. Jadi tantangan kita ke depan itu, membuat tata kelola sektor Pertambangan lebih baik," ucapnya.
Sementara Direktur PEP Bandung Kementerian ESDM Imelda Eva Roturena Hutabarat mengatakan, kehadiran politeknik ini tidak lain bagian dari upaya Kementerian ESDM dalam mendukung prioritas nasional terkait hilirisasi peningkatan nilai tambah mineral dan batubara.
Terlebih mahasiswa yang mengikuti pendidikan di PEP kata dia, mayoritas merupakan masyarakat sekitar kawasan tambang.
Dimana memang dibiayai oleh perusahaan tambang, untuk mendorong terserapnya masyarakat lokal sebagai tenaga kerja.
"Jadi bukan hanya penonton di daerah tambangnya sendiri," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

