Kenalkan Produk Ekonomi Kreatif, Kabekraf Luncurkan Buku "Produktif"

Kabekraf menilai ekonomi kreatif diyakini bisa menjadi sektor unggulan masa depan. Buku Produktif diharapkan menjadi motivasi.

Kenalkan Produk Ekonomi Kreatif, Kabekraf Luncurkan Buku "Produktif"
Kenalkan produk ekonomi kreatif, Kabekraf meluncurkan buku "Produktif".

INILAHKORAN, Bogor - Komite Kabupaten Bogor Ekonomi Kreatif (Kabekraf) meluncurkan buku "Produktif" yang berisikan profil usaha ekonomi kreatif yang ada di Bumi Tegar Beriman.

"Ekonomi kreatif menjadi sektor yang dipercaya akan menjadi sektor unggulan pada masa depan karena mengeksplorasi pengetahuan dan kreativitas yang tidak akan pernah habis, hingga kami pun berinisiatif membuat buku profil usaha èkonomi kreatif berjudul Produktif," kata Direktur Kabekraf Alfisa Triatmoko, Jumat 22 April 2022.

Dengan banyaknya usaha ekonomi kreatif yang didukung Pemkb Bogor, dia optimistis dalam menatap masa depan pelaku usaha yang tergabung dalam Kabekraf.

Baca Juga: Cegah Perubahan Iklim, bank bjb Raih Dua Penghargaan Emisi Korporasi 2022

"Pemkab Bogor juga tengah bersiap menatap masa depan dengan memberikan dukungan melalui Peraturan Bupati Nomor 38 tahun 2021 tentang pengembangan usaha ekonomi kreatif," tambahnya.

Alfisa menuturkan, buku tersebut sudah melalui berbagai proses yakni mulai pendataan, kurasi hingga dicetak. Ia berharap semoga buku produktif bisa mengedukasi masyarakat dan bisa bersama-sama mengembangkan usaha ekonomi kreatif di Bumi Tegar Beriman.

"Produk buku kreatif, Alhamdulillah sudah lolos kurasi juga akan dipamerkan dalam Mini Showcase," tutur Alfisa.

Baca Juga: Kemenhub Siapkan Anggarkan Rp20 Miliar untuk Fasilitasi Mudik Gratis

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menyambut baik peluncuran buku "Produktif" yang juga didukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

"Semoga dengan adanya buku ini dapat menginspirasi calon pelaku usaha ekonomu kreatif lainnya untuk menghasilkan karya atau produknya. Semoga langkah Kabekraf, dapat membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi daerah," ucap Ade Yasin.

Baca Juga: Peduli Masa Depan Anak di KBB, Hengky Kurniawan Bakal Suarakan SSK Secara Bertahap

Ade Yasin menjelaskan, masyarakat terutama generasi muda untuk mengambil peluang atau kesempatan untuk menjadi salah satu pelaku usaha ekonomi kreatif. Sebab, bagaimanapun di saat pandemi Covid-19, usaha ekonomi kreatif sudah merangkak naik bahkan sudah beberapa yang menembus pasar ekspor.

"Jika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah membuka peluang usaha ekonomi kreatif, maka masyarakat khususnya generasi muda mengambil kesempatan tersebut. Apalagi usaha ekonomi kreatif telah menyumbangkan terust tumbuh 5 hingga 10 persen, dimana omset keseluruhan usaha kreatif se-Indonesia bisa mencapai Rp1.105 triliun," jelas Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran