Keren! Darul Hikam Kini Punya Sekolah Non Boarding
Yayasan Darul Hikam kini memiliki sekolah Non Boarding yang tidak mewajibkan para siswa untuk tinggal di mess atau asrama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Yayasan Darul Hikam memiliki sekolah Non Boarding. Artinya, peserta tidak mendapatkan fasilitas mess/asrama untuk menginap selama pelatihan.
Dalam acara "SMA Darul Hikam Bandung Non Boarding", hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana, juga anggota DPR RI Sodik Mujahid, yang juga Ketua Yayasan Darul Hikam Darul Hikam.
Selain itu, ada pula Kepala Sekolah Darul Hikam, orang tua siswa, instansi, TNI, Polri, dan Babinkamtibmas.
Baca Juga: Helmy Budiman Tegaskan Vaksinasi Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Aman
Acara ini dilaksanakan secara hybrid juga dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, di Kampus SMA Darul Hikam Non Boarding, Jalan Supratman Kota Bandung.
Ketua Yayasan Darul Hikam Darul Hikam Sodik Mujahid mengatakan, Yayasan Darul Hikam sendiri, memiliki beberapa sekolah yang menerapkan non boarding.
Diantaranya, untuk SMP di jalan Dago, Kota Bandung, SMA di Jalan Supratman, Kota Bandung, dan yang terakhir Darul Hikam Integrated School (DHIS) Internasional di jalan Katamso, Kota Bandung.
Baca Juga: Meroket! Update Covid-19 26 Januari 2022, Terkonfirmasi Positif Hari Ini 7.010 Kasus
"Harapannya, bahwa kalau program itu semua sama, tapi lebih kepada mengakomodasi ada in boarding dan non boarding," ucap Sodik Mujahid, Rabu 26 Januari 2022.
Menurut dia, Darul Hikam memiliki tagline berahlak dan berprestasi. Tentu hal ini arahan dari DPRD Jabar. Masa depan sangat diperlukan, pertama prestasi dan penguatan teknologi dan karakter.
"Itu yang kita bedakan. Pengembangan ahlak, karakter dan pengembangan prestasi yaitu penguasaan teknologi, terutama digital," katanya.
Selain itu, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, pada 2045, Republik Indonesia (RI) berusia 100 tahun. Karena itu, dirinya harus mempersiapkan, dan mendesain generasi satu abad RI.
Baca Juga: Acungkan Senjata Tajam, 6 Pelajar SMP di Cirebon DItangkap Polisi
"Nah, generasi satu abad RI adalah desain dimana generasi itu berbeda pada saat merebut kemerdekaan. Desainnya adalah, kita akan menjadi bagian dari warga dunia, terbuka karena digilitasi sosial media nanti akan jauh memiliki lompatan dari yang sekarang ini," papar Ahmad Muzani.
Menurut dia, desain dimana ada ancaman globalisasi, dimana problem lingkungan hidup akan menjadi sesuatu didepan mata, desain dimana penghormatan dimana hak asasi manusia akan menjadi tuntutan, desain dimana akuntabiltas dalam pengelolaan keuangan akan menjadi sesuatu yang bisa akes oleh siapapun.
Karena itu diperlukan generasi yang memiliki ahlak. Ahlak itu sebuah kata singkat, suatu generasi yang memiliki kesadaran yang sudah terbangun dalam dirinya tentang mana yang benar dan mana yang salah.
Baca Juga: Jangan Main-Main, Amalan Kamu Akan Ditolak Jika Lewatkan Satu Ibadah Ini, Ustadz Abdul Somad: Semuanya Sia-sia
"Itulah sebabnya, generasi kita adalah suatu generasi yang memiliki satu kesadaran. Pembedaan dimana kebenaran dan kesalahan, sudah terbangun di dalam hatinya," imbuhnya.
Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, Darul Hikam tentunya bisa membantu pemerintah kota untuk menghasilkan sumber daya manusia yang baik sesuai visi Kota Bandung menciptakan kota yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.
"Karena memang, kan Kota Bandung ini tidak memiliki sumber daya alam, sehingga tentunya peningkatan SDM menjadi satu hal yang penting bagi Kota Bandung," pungkas Yana Mulyana. ***(Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


