Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit di Jabar Belum Merata

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengakui, pemenuhan ketersediaan tempat tidur rumah sakit 27 kabupaten/kota belum merata

Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit di Jabar Belum Merata
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengakui, pemenuhan ketersediaan tempat tidur rumah sakit 27 kabupaten/kota belum merata.

INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengakui, pemenuhan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit 27 kabupaten/kota belum merata.

Vini mengatakan, untuk wilayah Jabar bagian barat seperti Bogor, Depok dan lainnya, ketersediaan tempat tidur sudah terpenuhi karena banyaknya rumah sakit.

"Tapi kalau daerah sekitar Tasik (Tasikmalaya), Pangandaran baru ada satu. Nah inilah yang sedang diperjuangkan oleh kita bersama," ujar Vini, Kamis (28/5/2026).

Sisi lain, ia mensyukuri karena Pemprov Jabar baru saja mengakuisisi RSUD M.A Sentot Patrol Kabupaten Indramayu, dengan harapan mampu menambah jumlah ketersediaan tempat tidur pasien untuk kawasan Pantura.

Lebih lanjut Vini menyebut, secara statistik sejatinya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit Jabar sejatinya lebih dari cukup. Dengan perbandingan satu tempat tidur untuk 1.000 penduduk terpenuhi, karena saat ini jumlahnya ada 62 ribu untuk 54 juta penduduk Jabar. 

Namun kendalanya, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit ini tidak merata dalam tiap kabupaten/kota.

"Sumedang, memang jumlah penduduknya 1,2 juta dan jumlah tempat tidurnya di masa ini baru 896 (belum seimbang)," ucapnya.

Vini mengakui, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama dan diharapkannya dapat terjadi pemerataan, guna memastikan pelayanan kesehatan di Jabar berjalan baik. ***


Editor : JakaPermana