Ketika Pencari Kerja Malah Diajari Wirausaha
Para pencari kerja di Aula Dudika Disnaker Kabupaten Cirebon mendapatkan peluang langka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Maman Suharman
INILAH, Cirebon- Para pencari kerja di Aula Dudika Disnaker Kabupaten Cirebon mendapatkan peluang langka.
Mereka malah punya kesempatan menjadi pengusaha.
Disnaker Kabupaten Cirebon rupanya membuka Program Peningkatan Produktivitas (Kewirausahaan) bagi pencari kerja di Aula Dudika Disnaker Kabupaten Cirebon.
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta mendorong lahirnya wirausaha baru melalui kemitraan dengan dunia usaha.
Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, mengatakan dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga produktif, disiplin, adaptif, kreatif, dan memiliki kemauan untuk terus belajar.
“Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang terampil, produktif, adaptif, disiplin, kreatif, dan terus mau belajar,” ungkap Novi, Minggu (19/7) Menurut Novi, program tersebut dirancang untuk memperkuat konsep link and match antara pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha.
Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh materi pelatihan, tetapi juga pengalaman kerja secara langsung.
“Program ini memperkuat link and match antara pelatihan dan kebutuhan dunia usaha,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pada tahun 2026, enam peserta mengikuti pembelajaran langsung di tempat usaha dengan metode learning by doing.
Disnaker menggandeng pelaku usaha di bidang tata boga (bakery) dan pengelasan untuk memberikan pengalaman kerja sesuai kebutuhan industri.
Melalui pendampingan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan manajerial kewirausahaan, serta memahami proses kerja di dunia usaha sebagai bekal bekerja maupun membuka usaha sendiri.
Novi menilai, semakin luas kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha, semakin besar peluang peserta pelatihan meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, hingga memperoleh pekerjaan atau membangun usaha mandiri.
“Semakin luas kemitraan, semakin besar peluang peserta mendapat pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, hingga membuka usaha sendiri,” ucapnya.
Dia menambahkan, program Peningkatan Produktivitas (Kewirausahaan) menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, produktif, berdaya saing, serta melahirkan wirausaha baru untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Program ini bertujuan mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, serta melahirkan wirausaha baru untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tukasnya.
(maman suharman/bsf )
Editor : Inilahkoran

