Ketua DPRD Dukung Terus Tekad Pemkot Bogor Raih Adipura Ketiga Kalinya

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menyatakan dukungannya terhadap tekad Pemkot Bogor untuk meraih Piala Adipura untuk ketiga kalinya.

Ketua DPRD Dukung Terus Tekad Pemkot Bogor Raih Adipura Ketiga Kalinya
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menyatakan dukungannya terhadap tekad Pemkot Bogor untuk meraih Piala Adipura untuk ketiga kalinya./INILAHKORAN-Rizki Mauludi

INILAHKORAN.ID Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menyatakan dukungannya terhadap tekad Pemkot Bogor untuk meraih Piala Adipura untuk ketiga kalinya atau hattrick Adipura. Terlebih adanya gerakan nasional atau aksi korve menjadi langkah strategis Kota Bogor dalam mempertahankan supremasi kebersihan, yakni Piala Adipura

"Sebagaimana diketahui, Kota Bogor telah berhasil meraih penghargaan Adipura sebanyak dua kali berturut-turut. Terkait sambutan Wali Kota tadi yang ingin menjadikan ini ajang mendapatkan kembali Piala Adipura, tentu kami sangat mendukung. Bogor sudah mendapatkan dua kali Adipura, dan kami berharap aksi ruti bersih-bersih menjadi salah satu usaha untuk mempertahankan prestasi tersebut lebih dulu," ungkap Adityawarman kepada wartawan pada Selasa 17 Februari 2026.

​Adityawarman memaparkan, menariknya aksi bersih-bersih ini juga melibatkan insan pers yang tergabung dalam PWI Kota Bogor.

"Saya memberikan apresiasi tinggi kepada para wartawan saat aksi bersih-bersih kemarin Senin 16 Februari 2026 yang tidak hanya meliput, tetapi juga ikut turun tangan memungut sampah di titik-titik Tugu Kujang hingga Jalan Suryakencana," paparnya.

​Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menyebut keterlibatan jurnalis adalah panggilan hati dan tanggung jawab moral terhadap kelestarian lingkungan.

​"Ini bukti wartawan juga peduli dengan masyarakat, peduli lingkungan dan cinta Kota Bogor. Bebersih itu harus lahir dari dalam diri kami karena kebersihan adalah bagian daripada iman," tegas Herman kepada wartawan. 

Herman menjelaskan, kegiatan ini diharapkan mampu memicu kesadaran masyarakat yang lebih luas. Harapannya, budaya hidup bersih tidak hanya muncul saat ada kunjungan pejabat, namun benar-benar menjadi identitas dan gaya hidup sehari-hari warga Kota Bogor.***


Editor : JakaPermana