Ketua DPRD Kota Bogor Terima Langsung Keluhan Pedagang Pasar Kebon Kembang

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menerima keluhan pedagang Pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar) diruang kerjanya pada Kamis 31 Juli 2025. Adityawarman mendengar keluhan pedagang saat ini merasa tidak nyaman dalam berdagang, sehingga pedagang minta solusi untuk kenyamanan berdagang.

Ketua DPRD Kota Bogor Terima Langsung Keluhan Pedagang Pasar Kebon Kembang
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menerima keluhan pedagang Pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar) diruang kerjanya pada Kamis 31 Juli 2025. Adityawarman mendengar keluhan pedagang saat ini merasa tidak nyaman dalam berdagang, sehingga pedagang minta solusi untuk kenyamanan berdagang.

INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menerima keluhan pedagang pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar) diruang kerjanya pada Kamis 31 Juli 2025. Adityawarman mendengar keluhan pedagang saat ini merasa tidak nyaman dalam berdagang, sehingga pedagang minta solusi untuk kenyamanan berdagang.

"Kejadian kemarin atau kebakaran bulan Juni diluar logika. Ada tiga titik (kebakaran) yang berbeda. Kios saya, kaos kaki. Ga ada sumber api, ga ada listrik. Kenapa bisa kebakaran," ungkap salah satu pedagang di Pasar Kebon Kembang, Indra kepada Adityawarman.

Indra memaparkan, dirinya juga salah satu peserta rombongan DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Bogor yang juga tengah berkunjung ke Kantor DPRD Kota Bogor. Indra sendiri Ketua DPC IKM Kecamatan Tanah Sareal.

"Jadi pasar kami, pintunya ada (bisa ditutup) tapi jendela terbuka," ungkap Indra.

Indra memaparkan, Police line sudah dibuka 3 hari lalu. 

"Ini berarti penyelidikan polisi sudah selesai dan pedagang (terkait) bisa aktif kembali. Pedagang minta solusi untuk keamanan dan kenyamanan berdagang", paparnya.

Sementara itu, yang ikut hadir dalam pertemuan, anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Rozi Putra Nasrun mengatakan, soal kebakaran pasar, Komisi III DPRD sudah sidak. 

"Fakta di lapangan, tidak ada letupan konsleting listrik. Belum ada hasil investigasi pihak berwajib. Ada oknum yang dicurigai. Siapa dan apa motifnya belum diketahui," ungkap Rozi.

Rozi menegaskan, DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk keamanan dan keberlangsungan pasar. 

"Tata kelolanya harus dibenahi," tegas Rozi.

Adityawarman mengucapkan terimakasih atas masukan dari pedagang tersebut. 

"Nanti langkah selanjutnya kami pertemukan dengan Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor," terangnya.***


Editor : JakaPermana