Ketua DPRD Minta Pemkot Antisipasi Kenaikan Harga Daging Jelang Ramadan

Adanya tren kenaikan harga daging di pasar Kota Bogor beberapa waktu terakhir perlu diantisipasi lebih awal oleh Pemkot Bogor

Ketua DPRD Minta Pemkot Antisipasi Kenaikan Harga Daging Jelang Ramadan
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Atang Trisnanto

INILAHKORAN, Bogor - Adanya tren kenaikan harga daging di pasar Kota Bogor beberapa waktu terakhir perlu diantisipasi lebih awal oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Dari hasil pantauan di lapangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Atang Trisnanto menyatakan kenaikan harga daging sapi mencapai Rp10 ribu, dimana harga daging sapi saat ini sekitar Rp130 ribu hingga Rp135 ribu, dari sebelumnya Rp115 ribu hingga Rp125 ribu.

"Atas adanya kenaikan harga ini, saya meminta pemerintah memastikan stok daging aman, agar dapat menormalisasi harga menjelang momen Ramadan yang tinggal kurang dari sebulan lagi," ungkap Atang pada Rabu (9/3/2022) pagi.
 
 
Atang melanjutkan, ketersediaan stok daging bisa diusahakan oleh Pemkot Bogor melalui beberapa langkah. Pertama, memastikan sumber pemasok sapi potong di RPH Bubulak lancar. Kedua, memastikan kelancaran pasokan daging dari distributor daging ke pasar-pasar Kota Bogor. 
 
"Kedua hal tersebut bisa dilakukan dengan koordinasi dan komunikasi intensif dengan para pihak," terangnya.
 
Atang juga meminta kepada pemerintah untuk proaktif dan tidak menunggu momentum kenaikan harga. Terlebih beberapa hari lagi masuk bulan ramadhan dan lebaran. 
 
 
"Saya sebagai wakil rakyat berharap agar pemerintah hadir untuk membantu kesusahan warga. Pemerintah harus proaktif dan antisipatif. Sudah harus punya proyeksi solusi," tegasnya.
 
Atang menambahkan, jangan sampai kasus kenaikan dan kelangkaan minyak goreng terjadi lagi. Kemarin harga kedelai juga turut naik yang berakibat pada produsen tahu dan tempe. Kasihan masyarakat, ekonomi sulit ditambah lebih sulit dengan kenaikan harga-harga pangan pokok. 
 
"Harus diamankan stoknya. Terlebih menjelang ramadan dan lebaran. Harus gerak cepat," pungkasnya.*** (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran