Klaim PKG Sudah Berjalan di 32 Puskemas, Pemkab Bandung Barat Sasar 80 Persen Warganya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengklaim program pemeriksaan gratis (PKG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto telah berjalan.

Klaim PKG Sudah Berjalan di 32 Puskemas, Pemkab Bandung Barat Sasar 80 Persen Warganya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengklaim program pemeriksaan gratis (PKG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto telah berjalan.

INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mengklaim program pemeriksaan gratis (PKG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto telah berjalan.

Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir mengatakan, PKG tersebut sudah berjalan di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di 32 puskemas se-Bandung Barat.

"PKG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan," kata Ade Zakir, Selasa 11 Februari 2025.

Dengan program PKG, terang Ade,  masyarakat bisa melaksanakan pemeriksaan kesehatan umum, skrining penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, konsultasi gizi dan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan lansia, edukasi kesehatan, hingga pencegahan penyakit menular. 

"Masyarakat tidak hanya memanfaatkan layanan ini, tetapi juga mulai menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari," terangnya.

"Kesehatan adalah aset berharga. Dengan program ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses mudah untuk memeriksa kesehatan mereka. Jangan menunggu sakit baru berobat, lebih baik lakukan pencegahan sejak dini," sambungnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Ridwan Abdullah Putra menambahkan, PKG sudah berjalan di seluruh Puskesmas se-Bandung Barat. Dirinya menargetkan PKG bisa menyasar maksimal  80 persen warga KBB. 

"Kami harap ini bisa menjangkau ribuan warga di berbagai kecamatan bahkan sampai ke desa. Sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga dan melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, sejak hari pertama pelaksanaan PKG ini disambut antusias oleh warga. Pihaknya mengeklaim banyak masyarakat yang datang ke Puskesmas sejak pagi untuk mendapatkan layanan kesehatan. 

"Bagi warga yang ingin memanfaatkan layanan ini cukup membawa KTP atau kartu identitas lainnya lalu mengakses aplikasi satusehat mobile di gadget masing-masing atau langsung mendatangi puskesmas terdekat," tuturnya.

Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder terutama para kader kesehatan desa untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai jadwal layanan ini.

"Untuk pendaftaran bisa datang langsung ke puskemas atau daftar di aplikasi Satusehat," katanya. ***


Editor : JakaPermana