Kolaborasi IFG dan Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas

Bersama PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Indonesia Financial Group (IFG) memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan pelaku UMKM dan ekonomi krea

Kolaborasi IFG dan Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas
Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah (kiri) bersama Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari (kanan) menggelar Ruang Resonansi di Gedung IFG Life Asia Afrika, Kota Bandung, akhir pekan lalu. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Bersama PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Indonesia Financial Group (IFG) memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah mengatakan, melalui Ruang Resonansi IFG Group 2026 itu perusahaan dan Jamkrindo mendorong kolaborasi yang mempertemukan pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM. Sinergi diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih luas bagi lahirnya karya sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian masyarakat.

"Budaya bukan hanya warisan yang perlu kita jaga, tetapi juga sumber inspirasi yang dapat melahirkan kreativitas dan membuka peluang ekonomi. Melalui Ruang Resonansi, IFG ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan nilai budaya, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Rizal di Gedung IFG Life Asia Afrika, Kota Bandung, akhir pekan lalu.

Menurutnya, budaya memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif karena dapat menjadi sumber inspirasi yang melahirkan berbagai karya dan peluang usaha. Kolaborasi menjadi penting guna memastikan potensi ekonomi yang lahir dari kekayaan budaya berkembang. 

Dukungan terhadap UMKM dan pelaku ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan, tetapi juga mencakup penguatan ekosistem agar pelaku usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Sedangkan, Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan budaya dan UMKM memiliki hubungan yang erat. Banyak kekayaan budaya Indonesia yang terus hidup melalui aktivitas para pelaku UMKM, mulai dari kerajinan, kuliner, seni, musik hingga berbagai produk kreatif lokal.

"Budaya dapat menjadi sumber inspirasi, kreativitas, dan pertumbuhan bagi UMKM. Karena itu, pelestarian budaya dan pengembangan UMKM seharusnya berjalan bersama," ucapnya.

Abdul Bari mengatakan, Jamkrindo mengambil peran dalam ekosistem tersebut melalui bisnis penjaminan dengan membantu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, termasuk pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif, seni, dan budaya. Penjaminan membuka kesempatan agar UMKM dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan dampak yang lebih luas.

Dia menilai sinergi dalam ekosistem IFG dapat memperkuat upaya tersebut sehingga UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan membawa karya serta kekayaan budaya Indonesia ke ruang yang lebih luas.

Sementara itu, Wakil Jaksa Agung Asep N Mulyana mengapresiasi penyelenggaraan Ruang Resonansi IFG Group 2026 yang menjadi ruang untuk mempertemukan warisan budaya, generasi muda, seniman, komunitas, UMKM, dan dunia usaha.


Editor : Doni Ramdhani