Komisi II DPRD Jabar Dorong Pemulihan dan Pemanfaatan Lahan Kritis
Komisi II DPRD Jabar mendorong pemulihan dan pemanfaatan lahan kritis yang tersebar di sejumlah daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Komisi II DPRD Jabar mendorong pemulihan dan pemanfaatan lahan kritis yang tersebar di sejumlah daerah.
Anggota Komisi II DPRD Jabar Tia Fitriani mengatakan, tidak sedikit lahan kritis yang dapat dimaksimalkan. Tidak hanya menjadi lahan produktif, tetapi juga bagian pemulihan terhadap alam. Dimana menurutnya tanggungjawab seluruh pihak.
Terlebih, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah membuat program mengenai mitigasi bencana akibat lahan kritis, dimana DPRD Jabar mendorongnya harus dimaksimalkan Pemprov Jabar.
Langkah yang bisa dilakukan yakni penyediaan bibit tanaman untuk reboisasi, sehingga diharapkan dapat meminimalisir terjadinya bencana seperti banjir dan longsor.
“Masalah lahan kritis ini diibaratkan bola salju yang terus membesar. Jika kita memang tidak peduli dengan kondisi lahan kritis saat ini, apalagi di daerah yang kondisi tanahnya labil. Masyarakat juga yang terkena dampaknya,” ujar Tia usai rapat di UPTD Sertifikasi Perbenihan Tanaman Hutan, Jatinangor, Kabupaten Sumedang baru-baru ini.
Seperti di Kabupaten Bandung kata Tia, banyak lahan yang beralih fungsi. Imbasnya, banjir terjadi karena tidak ada lagi tanaman yang mampu menahan debit air.
“Ketinggian tertentu berubah menjadi lahan sayuran dan itu menjadi salah satu penyebab kawasan di dataran rendahnya menjadi terendam banjir,” ucapnya.
Maka dari itu kata dia, harus ada tindakan supaya lahan hutan dilindungi dan lahan kritis kembali dihijaukan. Dimana tentunya dengan kolaborasi bersama masyarakat, untuk sama-sama memulihkan hutan.
“Dengan kata lain, masyarakat juga harus berperan aktif untuk menjaga kelestarian hutan," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

