Komisi II DPRD Kota Bogor Tengahi Keinginan Pedagang dan Perumda PPJ Cari Jalan Keluar Relokasi Pedagang Plaza Bogor

Komisi II DPRD Kota Bogor menemukan titik tengah antara keinginan pedagang dan keinginan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) terkait rencana relokasi pedagang Plaza Bogor.

Komisi II DPRD Kota Bogor Tengahi Keinginan Pedagang dan Perumda PPJ Cari Jalan Keluar Relokasi Pedagang Plaza Bogor
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan menuturkan, guna membahas rencana relokasi pedagang Plaza Bogor itu pihaknya menghadirkan jajaran direksi Perumda PPJ Kota Bogor dan perwakilan pedagang yang saat ini masih bertahan. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Komisi II DPRD Kota Bogor menemukan titik tengah antara keinginan pedagang dan keinginan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) terkait rencana relokasi pedagang Plaza Bogor.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan menuturkan, guna membahas rencana relokasi pedagang Plaza Bogor itu pihaknya menghadirkan jajaran direksi Perumda PPJ Kota Bogor dan perwakilan pedagang yang saat ini masih bertahan.

"Berdasarkan hasil rapat kemarin, akhirnya Komisi II DPRD Kota Bogor berhasil menemukan titik tengah terkait rencana relokasi pedagang Plaza Bogor," kata Anita, Minggu 11 Juni 2023.

Anita melanjutkan, sudah ada titik temu ini karena yang diharapkan pedagang itu adalah tempat penampungan pada saat itu dibangun. Khusus tempat penampungan relokasi pedagang Plaza Bogor itu mereka berharap tidak jauh dari pasar saat ini.

"Ya, penampungannya dekat-dekat situ. Kan kalau Blok F sama B kan agak jauh. Jadi kemungkinan akan di Pasar Bogor," tutur Anita.

Anita menjelaskan, tetapi kondisi Pasar Bogor masih jauh dari kata layak untuk menampung para pedagang Plaza Bogor. Sehingga pihaknya meminta pihak Perumda PPJ untuk merapihkan Pasar Bogor agar para pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan pembeli bisa berbelanja dengan aman.

"Tak hanya itu, saya ingin memastikan akan mengawal kebijakan dari direksi Perumda PPJ Kota Bogor terkait insentif harga sewa bagi para pedagang yang direlokasi. Jadi itu aja sih. Perumda PPJ komitmen, dan kami kawal komitmen itu. Saya tunggu beritanya hari ini yang terkait biaya sewa," jelas Ketua DPC Demokrat Kota Bogor ini.

Anita membeberkan, berdasarkan hasil rapat diketahui bahwa proses pembangunan Plaza Bogor akan memakan waktu 1,5 tahun. Sehingga nantinya akan berdampak kepada menurunnya pendapatan dari Perumda PPJ yang berpengaruh kepada kontribusi terhadap PAD Kota Bogor.

"Untuk Perumda PPJ, tentunya ini untuk meminimalisir potensi kehilangan pendapatan. Betul, PD Pasar juga sudah menyatakan mereka kehilangan hampir 50 persen dengan hal ini. Jadi makanya kami berharap para pedagang mau kerja sama juga, karena itu kan masuk lumayan walaupun cuma 50 persen. Paling tidak, masih ada yang masuk," tegasnya.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani