Komunitas Sarasa KBB Edukasi Ratusan Anak Muda tentang Pendidikan Politik dan Pemilu 2024

Ratusan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Sarasa KBB berinisiatif menggelar kegiatan pendidikan politik di TNT Saung Makan, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu 7 Januari 2024.

Komunitas Sarasa KBB Edukasi Ratusan Anak Muda tentang Pendidikan Politik dan Pemilu 2024
Komunitas Sarasa KBB mengundang ratusan Gen Z dari berbagai latar belakang profesi itu diberikan pemahaman akan pentingnya menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2024. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Ratusan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Sarasa KBB berinisiatif menggelar kegiatan pendidikan politik di TNT Saung Makan, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu 7 Januari 2024.

Komunitas Sarasa KBB mengundang ratusan Gen Z dari berbagai latar belakang profesi itu diberikan pemahaman akan pentingnya menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2024.

Selain itu, mereka diedukasi agar tidak terjerembab dan mudah termakan berita hoaks saat Pemilu 2024. Ketua Komunitas Sarasa KBB Tony Sukma Akbar mengatakan, termasuk tidak terpancing untuk membuat berita hoaks itu sendiri yang kerap meresahkan masyarakat.

"Saya pikir kegiatan ini sangat penting untuk kemajuan anak-anak muda, khususnya Gen Z agar mereka memiliki tujuan yang jelas untuk menentukan pemimpin Indonesia," kata Tony Sukma Akbar.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk kemajuan mereka mengingat banyaknya pandangan masyarakat yang menilai kaum muda saat ini dianggap liar.

"Kita ingin buat citra anak muda sekarang bisa lebih baik di mata masyarakat dan mereka bisa saling bekerjasama dan solid," tuturnya.
 
Dengan adanya pendidikan politik ini, Tony berharap, anak-anak muda yang hadir dalam kegiatan Sarasa KBB ini bisa memagari diri untuk tidak menyebar berita hoaks dan fitnah. Apalagi, di masa Pemilu seperti saat ini.

Tony menyebut, ada 100 anak muda hadir dalam kegiatan Sarasa KBB ini yang diharapkan mampu menyebarkan kembali edukasi atau pendidikan politik. Sehingga, diharapkan mereka bisa menyalurkan hak suara dan tidak golput.

"Kita juga akan terus solid dan merangkul berbagai komunitas untuk bergabung dengan Sarasa untuk meningkatkan kualitas anak muda yang melek politik," ujarnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan Komunitas Sarasa KBB, Rovi'i mengatakan ketika kaum muda berkumpul maka tugas dirinya sebagai mantan Komisioner KPU KBB untuk memastikan kegiatan yang diinisiasi Komunitas Sarasa KBB perlu menyematkan literasi politik.

"Dalam kegiatan semacam ini literasi politik harus berjalan," katanya.

Minimal, kata dia, bisa memastikan apakah mereka sudah terdaftar atau belum sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024. Kemudian, apakah mereka sudah mengecek calon-calon yang akan mereka pilih.

"Sebenarnya KPU KBB sudah memberikan fasilitas-fasilitas untuk memastikan bahwa pilihannya itu benar dan jadwalnya itu tepat, baik di DPT Online maupun di website KPU itu sebetulnya sudah ada semuanya," jelasnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani