KONI Kabupaten Cirebon Meradang Dituding Tidak Dukung IMI

Polemik soal dukungan anggaran menuju Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 untuk pelaksanaan Porprov 2026 kembali mengemuka. 

KONI Kabupaten Cirebon Meradang Dituding Tidak Dukung IMI
‎Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, Pendidikan/Latihan Olahraga KONI Kabupaten Cirebon Edi Rosadi menegaskan, seluruh cabang olahraga telah mendapatkan perhatian agar bisa mengikuti BK Porprov. Ia menilai informasi yang berkembang mengenai IMI tidak disokong anggaran tidak sesuai dengan fakta. (maman suharman)

‎INILAHKORAN, Cirebon - Polemik soal dukungan anggaran menuju Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 untuk pelaksanaan Porprov 2026 kembali mengemuka. 

Ini setelah cabang olahraga dalam naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Cirebon menyebut tidak menerima bantuan biaya dari KONI. Pernyataan tersebut langsung ditanggapi KONI dengan tegas

‎Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, Pendidikan/Latihan Olahraga KONI Kabupaten Cirebon Edi Rosadi menegaskan, seluruh cabang olahraga telah mendapatkan perhatian agar bisa mengikuti BK Porprov. Ia menilai informasi yang berkembang mengenai IMI tidak disokong anggaran tidak sesuai dengan fakta.

‎Menurut Edi, IMI sudah menerima anggaran dari KONI, hanya saja jumlahnya tidak maksimal akibat keterbatasan kemampuan keuangan organisasi tahun ini.

‎“Kalau IMI bicara tidak dapat perhatian anggaran dari Koni untuk mengikuti BK itu salah besar, kami ada bukti transfernya,” ujar Edi, Rabu 19 November 2025.

‎Edi mengaku, keterbatasan anggaran membuat KONI harus mendistribusikan dukungan secara proporsional ke seluruh cabor. Kondisi itu, kata dia, harus dipahami semua pihak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antar pengurus cabang olahraga.

‎Ia juga mengajak setiap cabor untuk terus menjalin komunikasi rutin dengan KONI, terutama menjelang agenda BK Porprov yang membutuhkan kesiapan matang.

‎“Kami harap cabor bisa terus lakukan komunikasi dengan kami untuk kemajuan prestasi olahraga,” ucapnya.

‎Sebelumnya, IMI Kabupaten Cirebon mengaku terpaksa absen dari Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat (Jabar) tahun 2025. Penyebabnya, IMI diduga tidak memperoleh dukungan anggaran dari KONI Kabupaten Cirebon.

‎Ketua Cabor IMI Kabupaten Cirebon, Otong Mulyono, mengatakan pihaknya telah mengikuti prosedur pengajuan sesuai permintaan KONI. Bahkan, sudah mengajukan sejak jauh hari.

‎Otong menyebut pihaknya pun pernah menerima janji bahwa proposal pengajuannya akan segera mendapat jawaban dalam waktu dekat setelah diajukan.

‎‎Namun, sampai dengan hari pelaksanaan BK porprov, ia mengaku tidak mendapatkan kabar kepastian. 


Editor : Doni Ramdhani