KONI Kabupaten Cirebon Ditunjuk Jadi Penyelenggara Liga Topskor 2026 Ciayumajakuning
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon yang juga merupakan pengelola GOR Watubelah resmi ditunjuk sebagai penyelenggara Liga Topskor Bola Tahun 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon yang juga merupakan pengelola GOR Watubelah resmi ditunjuk sebagai penyelenggara Liga Topskor Bola Tahun 2026.
Liga Topskor ini untuk kelompok usia U-14, U-16, dan U-18. Penunjukan tersebut menjadikan GOR Watubelah sebagai venue utama pelaksanaan kompetisi untuk Wilayah Tiga Cirebon.
Sekum KONI Kabupaten Cirebon, Dudi Suryadarma mengatakan, Liga Topskor 2026 direncanakan menjadi ajang pembinaan dan kompetisi berjenjang bagi pesepak bola usia muda. GOR Watubelah dipilih karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai serta pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.
"Kami bangga Gor Watubelah yang sekarang pengelolaannya ditangani KONI ditunjuk sebagai penyelenggara Liga Topskor. Ini membuktikan bahwa GOR Watubelah memang layak dipakai karena sudah standar FIFA," ungkap Dudi, Senin 12 Januari 2025.
Disamping itu aku Dudi, penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap KONI sebagai pengelola sarana olahraga daerah. Selain itu, ajang tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet muda di Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.
“Liga ini menjadi wadah penting bagi atlet usia dini untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjaring bibit-bibit unggul sepak bola. Kami akan mempersiapkan penyelenggaraan secara profesional sesuai dengan regulasi yang ditetapkan,” ujarnya.
Dudi menyebutkan, peserta Liga Topskor untuk usia U-14 berjumlah 16 tim. Lalu U-16 ada 16 tim dan U-18 ada 10 tim. Sedangkan format kompetisi akan dilakukan tiap pekan dan rencananya kompetisi berakhir dibulan Juni.
"Sebelum puasa ada sekitar lima pekan lagi. Jadi saat bulan ramadhan semua kompetisi kita stop karena akan mengganggu bulan suci," jelasnya.
Dudi juga mengaku, pelaksanaan Liga Topskor 2026 di GOR Watubelah juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga daerah serta mendukung ekosistem sepak bola usia muda di Wilayah Tiga Cirebon.
"Selain aspek pembinaan atlet, kegiatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan menggerakkan sektor pendukung di sekitar lokasi pertandingan," ucapnya.
Dia menambahkan, KONI Kabupaten Cirebon memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terkait akan terus dilakukan guna menjamin kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Liga Topskor 2026.***
Editor : JakaPermana


