Hadapi Porprov Jabar, KONI Kabupaten Cirebon Usulkan Dana Hibah Rp8 Miliar
KONI Kabupaten Cirebon meminta Pemkab menyetujui usulan hibah sebesar Rp8 miliar. Dana tersebut untuk menunjang persiapan atlet menghadapi Porprov Jabar 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - KONI Kabupaten Cirebon meminta Pemkab Cirebon menyetujui usulan hibah sebesar Rp8 miliar pada APBD Perubahan 2026. Dana tersebut dinilai krusial untuk menunjang persiapan atlet menghadapi Porprov Jabar.
Sekum KONI Kabupaten Cirebon Dudi Suryadharma mengatakan, anggaran hibah tersebut akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar kontingen. Mulai dari pengadaan alat tanding, biaya penginapan, mobilisasi atlet dan ofisial, hingga honor pertandingan. Ini terakumulasi demi fokus memenuhi pemenuhan kebutuhan sarpras tanding dan keberangkatan tim menuju Porprov.
"Kami membutuhkan hibah Rp8 miliar untuk memenuhi kebutuhan alat tanding, penginapan, mobilisasi, serta honor pertandingan. Selain itu, anggaran ini juga akan digunakan untuk pemusatan latihan atau training center (Pelatkab) sebagai bagian dari pembinaan jangka menengah atlet," ujar Dudi, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, besaran anggaran memiliki hubungan erat dengan pencapaian prestasi olahraga daerah. Dia mencontohkan Kabupaten Bekasi yang mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar, lalu berhasil keluar sebagai juara umum Porprov Jabar 2022.
"Kalau melihat statistik, semakin besar dukungan anggaran, peluang meraih prestasi juga semakin besar. Contohnya Kabupaten Bekasi yang menganggarkan sekitar Rp80 miliar dan mampu menjadi juara umum Porprov 2022," ungkapnya.
Dudi menjelaskan, selain pembinaan atlet melalui training center, KONI juga akan menerapkan efisiensi dalam pemberangkatan kontingen dengan memprioritaskan cabang olahraga yang berpeluang meraih medali. Itu, kalau anggaran perubahan tidak disetujui yang nilainya Rp8 miliar.
"Jika usulan hibah Rp8 miliar di APBD Perubahan 2026 tidak disetujui, kami akan melakukan efisiensi pemberangkatan kontingen dengan memprioritaskan cabang olahraga yang memiliki peluang terbesar meraih medali," ujar Dudi
Dia menambahkan, KONI juga akan melibatkan unsur pentahelix, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat, untuk mendukung kemajuan olahraga Kabupaten Cirebon. Harapannya, olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun branding dan meningkatkan posisi Kabupaten Cirebon melalui diplomasi olahraga.
"Kami juga akan melibatkan unsur pentahelix agar olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun branding dan mengangkat nama Kabupaten Cirebon melalui diplomasi olahraga," ujar Dudi.
Dia menambahkan, berdasarkan catatan capaian Porprov, Kabupaten Cirebon menempati peringkat ke-19 pada 2014 dengan raihan tujuh medali emas saat menerima hibah sekitar Rp8 miliar. Lalu pada Porprov 2018, ketika dukungan anggaran meningkat menjadi sekitar Rp12 miliar, Kabupaten Cirebon naik ke peringkat ke-16 dengan perolehan 13 medali emas.
Sementara pada Porprov 2022, saat hibah kembali sekitar Rp8 miliar, Kabupaten Cirebon turun ke peringkat ke-22 dengan raihan delapan medali emas.
"Untuk itu kami berharap hibah Rp8 miliar di APBD Perubahan 2026 dapat disetujui agar pembinaan atlet lebih maksimal," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

