Target 70 Emas di Porprov Jabar 2026, Kontingen KBB Hanya Dapat Anggaran Rp3 Miliar
DPRD KBB menyoroti anggaran kontingen atlet KBB di Porprov Jabar yang tidak selaran dengan target 70 medali emas
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kontingen atlet Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal berlaga di ajang Porprov Jawa Barat XV Tahun 2026 dengan target menempati peringkat 6 atau 7 besar dan meraih lebih dari 70 medali emas.
Kendati demikian, dukungan anggaran dari pemerintah daerah hanya memberikan bantuan sebesar Rp3 miliar, jauh di bawah kebutuhan yang diperlukan para atlet KBB di Porprov Jabar 2026.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD KBB Nur Djulaeha pada Jumat 6 Januari 2026. Menurutnya, besaran anggaran yang diberikan sangat tidak proporsional dengan target prestasi yang ingin dicapai.
"Itu tidak masuk akal. KBB ingin berprestasi di lima atau enam besar dengan raihan medali emas lebih dari 70, tapi anggaran minim," tegas politisi PKS KBB tersebut.
Porprov Jawa Barat XV akan berlangsung pada 7-20 November 2026 dengan Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah. Persiapan telah dimulai sejak sekarang, namun dukungan anggaran yang terbatas menjadi kendala utama.
Menanggapi hal itu, Komisi IV DPRD KBB telah menyuarakan kekhawatiran ini dalam rapat Badan Anggaran (Banggar). Berdasarkan perhitungan, kebutuhan anggaran untuk menghadapi Porprov minimal berkisar antara Rp15 hingga Rp20 miliar.
Nur mengakui, Pemda KBB tengah melakukan efisiensi anggaran akibat berkurangnya dana transfer dari pusat. Namun, ia menekankan bahwa prestasi olahraga juga berperan penting dalam mengangkat citra daerah.
"Ketika prestasi olahraga bagus, nama daerah juga akan terangkat. Kami akan menghadap bupati dan yakin beliau punya kepedulian terhadap olahraga di KBB," pungkasnya.
Terpisah, Ketua KONI KBB Agus Mulya Sutanto menambahkan, kontingen KBB akan tampil di 65 cabang olahraga dengan jumlah peserta sekitar 1.220 orang, terdiri dari atlet, official, dan pelatih.
Menurutnya, kebutuhan anggaran yang dihitung pihaknya adalah sekitar Rp15 miliar.
"Harapan kami adalah bantuan dari Pemda KBB karena mengandalkan CSR atau program bapak asuh sangat berat," kata Agus. ***
Editor : Ahmad Sayuti

