422 Atlet Cirebon Diseleksi, KONI Cirebon Bidik Ledakan Prestasi Porprov Jabar 2026

KONI Kabupaten Cirebon mulai memanaskan mesin menuju Porporv Jabar 2026. Sebanyak 422 atlet dari 39 cabang olahraga menjalani tes kesehatan.

422 Atlet Cirebon Diseleksi, KONI Cirebon Bidik Ledakan Prestasi Porprov Jabar 2026
Sebanyak 422 atlet Cirebon digenjot melalu skema sport science. Tujuannya supaya seluruh atlet yang dipersiapkan menuju Porprov Jabar 2026 berada dalam kondisi fisik terbaik. (maman suharman)

INILAHKORAN.ID - KONI Kabupaten Cirebon mulai memanaskan mesin menuju Porporv Jabar 2026. Sebanyak 422 atlet dari 39 cabang olahraga menjalani tes kesehatan sebagai tahap awal pemetaan kekuatan kontingen.

Pemeriksaan kesehatan digelar selama tiga hari, 11–13 Mei 2026, lalu dilanjutkan tes parameter fisik pada 14–15 Mei 2026. Seluruh proses dilakukan untuk mengukur kesiapan atlet secara detail sebelum turun di ajang olahraga terbesar tingkat Jawa Barat yang akan berlangsung November 2026 mendatang.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon Agus Kurniawan Budiman, mengatakan pendekatan berbasis data menjadi fokus utama dalam sistem pembinaan atlet kali ini.

Menurutnya, performa atlet tidak lagi hanya mengandalkan latihan rutin, tetapi harus ditopang analisis kondisi tubuh secara ilmiah.

“Tes ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin tahu kemampuan riil setiap atlet agar pelatih memiliki dasar yang jelas dalam menyusun program latihan menuju Porprov Jabar 2026,” ujar Agus, Minggu 17 Mei 2026.

Dia menjelaskan, dalam pengujian tersebut, atlet menjalani 10 item tes fisik, mulai dari Body Mass Index (BMI), fleksibilitas, daya tahan otot lengan dan perut, reaction time, daya ledak otot, kecepatan, agility, hingga tes daya tahan aerobik atau VO2 Max.

Seluruh hasil tes akan diolah menjadi database atlet Kabupaten Cirebon. Data itu nantinya digunakan untuk menentukan pola latihan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan dan karakter fisik masing-masing cabang olahraga.

“Kalau datanya lengkap, pembinaan jadi lebih tepat sasaran. atlet tahu kelemahannya di mana, pelatih juga bisa menentukan metode latihan yang lebih efektif,” katanya.

Langkah tersebut akunya, sekaligus menjadi penanda perubahan pola pembinaan olahraga di Kabupaten Cirebon yang mulai meninggalkan pendekatan konvensional. KONI kini mendorong sistem latihan modern berbasis sport science untuk meningkatkan daya saing atlet di level provinsi.

"KONI menargetkan seluruh atlet yang dipersiapkan menuju Porprov Jabar 2026 berada dalam kondisi fisik terbaik saat memasuki masa kompetisi," ucapnya.

Dia menambahkan, selain memburu prestasi, program ini juga diharapkan menjadi fondasi pembinaan olahraga jangka panjang di Kabupaten Cirebon.

"Dengan dimulainya tes kesehatan dan pengukuran fisik ini, persiapan kontingen Kabupaten Cirebon menuju Porprov Jabar 2026 kini resmi memasuki tahap serius. Kami mulai memetakan kekuatan demi membuka peluang meraih medali dan bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat," tukasnya.


Editor : Doni Ramdhani