Kota Bandung Mulai Pergunakan Vaksin Astrazeneca
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mulai menggunakan vaksin Astrazeneca, Sinopharm dan moderna untuk vaksinasi warga seiring berjalannya vaksin Sinovac.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mulai menggunakan vaksin Astrazeneca, Sinopharm dan moderna untuk Vaksinasi warga seiring berjalannya vaksin Sinovac.
Malah dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Bandung Rosye Arosdiani, dosis pertama vaksin Astrazeneca telah banyak disuntikan kepada warga.
"Vaksin pertama itu kan Sinovac, lalu datang Astrazeneca. Astrazeneca mulai kita laksanakan, dan untuk dosis pertama mulai banyak. Vaksin berikutnya adalah Sinophram," kata Rosye pada Selasa (10/8/2021).
Dijelaskan dia, vaksin Sinopharm diperuntukkan bagi masyarakat penyandang disabilitas mental maupun fisik. Vaksin Moderna sendiri, ditujukan untuk tenaga kesehatan (nakes) yang mendapatkan dosis ketiga.
"Sinopharm diperuntukkan untuk masyarakat rentan, disabilitas fisik maupun mental. Moderna ditujukan dosis ketiga untuk nakes," ucapnya.
Menurutnya kegiatan Vaksinasi Covid-19, dilakukan tidak hanya di puskesmas. Akan tetapi dilakukan instansi lain dan lembaga TNI serta polri. Pada Juli kemarin, rata-rata suntik vaksin per hari mencapai 12 ribu.
"Selama Juli, per hari rata-rata dalam 31 hari itu mencapai di 12 ribu per hari pelaksanaannya di rata-ratakan walau tidak sama," ujar dia.
Sambung Rosye, kasus penyebaran Covid-19 di Kota Bandung selama satu pekan terakhir mengalami penurunan signifikan. Dua hingga tiga pekan sebelumnya merupakan puncak tertinggi kasus.
"Kita mengalami penurunan signifikan dari kasus Covid-19 setelah terjadi peningkatan luar biasa pada bulan Juni dan Juli," jelasnya.
Dia menambahkan, keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit terus mengalami penurunan menjadi 46.87 persen. Sementara pengetesan rapid tes hingga PCR, mencapai 3.500an per hari.
"Pelaksanaan Vaksinasi sudah bisa menyelesaikan 952.478 mendekati ke 50 persen dari target 1.9 juta lebih. Dosis kedua 533.033 orang dan dosis ketiga nakes 2.218 orang," tandas dia. (Yogo Triastopo)
Editor : Bsafaat

