INILAHKORAN, Bandung - Event organizer (EO) diminta menjadwal ulang berbagai kegiatan hingga penghujung tahun. Hal itu tak lain terkait situasi pandemi
covid-19 di
Kota Bandung saat ini.
"Kita sudah menyampaikan kepada EO, agar mereschedule ulang sampai situasi pandemi di
Kota Bandung melandai," kata Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas)
covid-19 Kota Bandung Asep Gufron, Sabtu 19 November 2022.
Menurut Asep Gufron, tren
covid-19 di
Kota Bandung kembali mengalami peningkatan terhitung dua bulan ke belakang. Tertanggal 15 November kemarin, kasus harian
Kota Bandung mencapai 180.
Asep menyebut, status positivity rate di
Kota Bandung berada di angka 8,8 persen dengan level BOR di angka sekitar 20 persen dengan konversi 13 persen dibandingkan era ledakan pandemi pertengahan 2021.
"Sampai tren
covid-19 ini melandai, dan kita menunggu Intruksi Dalam Negeri (Inmendagri) yang batas akhirnya di tanggal 21 nanti. Kita akan melihat isi Inmendagri, dan akan menyesuaikan terkait kebijakan terbaru dari pemerintah kota seperti apa," ucapnya.
Saat ini ditambahkan Asep, bahwa berbagai aktivitas di
Kota Bandung masih mengacu kepada Inmendagri. Halnya kegiatan ekonomi di mal yang masih berjalan seperti biasanya tanpa batasan-batasan.
"Kegiatan ekonomi tetap berjalan. Seperti di mal masih 100 persen. Tetapi untuk kegiatan-kegiatan tertentu semisal
konser, kita akan perketat karena setelah kita evaluasi beberapa kegiatan
konser. Itu jauh dari penerapan protokol kesehatan," ujar dia. *** (yogo triastopo)