Kota Bogor Kukuhkan Tim CSIRT, Jadi Garda Terdepan Hadapi Ancaman Siber
Pemerintahan Kota Bogor resmi memiliki Tim Tanggap Insiden Siber/Computer Security Incident Response Team (TTIS/CSIRT). Tim ini dikukuhkan langsung Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pemerintahan Kota Bogor resmi memiliki Tim Tanggap Insiden Siber/Computer Security Incident Response Team (TTIS/CSIRT). Tim ini dikukuhkan langsung Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi.
Pengukuhan ditandai dengan penyerahan sertifikat TTIS/CSIRT kepada Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, sebagai bentuk pengakuan atas keseriusan Pemkot Bogor dalam melindungi data dan sistem informasi milik pemerintahan daerah.
"Keamanan data dan informasi milik Pemerintahan Kota Bogor kini terlindungi dengan baik. Ini didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang cakap, perangkat yang andal, serta sistem pemulihan data (data recovery system) yang memadai," ungkap Dedie kepada wartawan.
Dedie menjelaskan, kendati demikian, masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu disiapkan, yakni penyempurnaan data yang lengkap dan komprehensif. Menurutnya data yang baik akan menjadi dasar kuat dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
"Tim ini akan menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai ancaman siber, serta menjaga keamanan sistem digital dan data milik Pemerintahan Kota Bogor," jelasnya.
Dedie menambahkan, pembentukan CSIRT Kota Bogor adalah wujud nyata komitmen Pemkot Bogor dalam menciptakan tata kelola teknologi informasi yang aman dan andal. Hal ini demi menjaga kenyamanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan digital pemerintahan.
"Dengan dukungan penuh dari BSSN, kami berharap CSIRT Kota Bogor semakin kuat dan sigap dalam menghadapi tantangan era digital di masa depan," tambah Dedie.
Editor : Doni Ramdhani


