KPU Jabar Targetkan 2 Persen Kenaikan Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak 2024

Komisi Pemiihan Umum (KPU) Jabar menargetkan partisipasi pemilih pada pemilu kepala daerah (pemilukada) serentak 2024 naik sekitar 2 persen. Sosialisasi untuk meningkatkan angka partisipasi pun gencar dilakukan oleh KPU Jabar bersama KPU di Kabupaten/Kota di Jabar.

KPU Jabar Targetkan 2 Persen Kenaikan Partisipasi Pemilih pada Pilkada Serentak 2024

INILAHKORAN,Soreang-Komisi Pemiihan Umum (KPU) Jabar menargetkan partisipasi pemilih pada pemilu kepala daerah (pemilukada) serentak 2024 naik sekitar 2 persen. Sosialisasi untuk meningkatkan angka partisipasi pun gencar dilakukan oleh KPU Jabar bersama KPU di Kabupaten/Kota di Jabar.

"Semua Kabupaten/Kota di Jabar sudah kami sampaikan untuk terus melakukan sosialisasi hingga nanti 26 November. Harapannya, target kami angka partisipasi di semua Kabupaten/Kota naik 2 persen," kata Komisioner KPU Jabar Hedi Ardhia disela acara Color Run Sosialisasi Pemilu serentak 2024 di Matic Mall di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Minggu 28 Juli 2024.

Menurut Hedi, angka partisipasi pemilih pada Pilgub Jabar 2018 lalu, yakni sebesar 74 persen. Sehingga, untuk Pilgub Jabar 2024 pihaknya menargetkan 2 persen kenaikan partisipasi pemilih. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai, mengingat sosialisasi yang gencar dilakukan.

"Tentu itu bukan hal yang mudah tapi kalau kita lakukan secara masif dan semuanya sama-sama bergerak bukan tidak mungkin angka partisipasi bakal ada kenaikan," ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti hari ini dilaksanakan kegiatan senam bersama, color run dan berbagai kegiatan hiburan lainnya.

"Kegiatan seperti ini sudah kami laksanakan dibeberapa tempat, diantaranya di Kecamatan Pangalengan, Ciwidey dan lainnya. Ini dalam rangka untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Piliada serentak ,2024. Seperti hari ini kami laksanakan di Kecamatan Majalaya, dengan peserta ribuan orang dari PPS, PPK dan juga masyarakat," katanya.

Dikatakan Syam, selain gencar melaksanakan sosialisasi,KPU Kabupaten Bandung juga saat ini tengah menunggu tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati dari jalur partai politik. Pendaftaran akan dimulai pada 27 hingga 29 Agustus. 

"Karena di kita ini tidak ada pendaftar calon bupati/wakil bupati jalur perseorangan, jadi kami hanya mempersiapkan diri untuk perimaan pendaftaran calon dari jalur partai politik" katanya.

Kegiatan atau tahapan lainnya yang sedang dilaksankan oleh KPU Kabupaten Bandung, lanjut Syam, yakni terus melakukan pemutakhiran data pemilih. Salah satunya yakni dengan coklit. Termasuk, memindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Bandung.

"Rekomendasi dari Bawaslu juga sudah kami tindak lanjut, kami pastikan teman-teman KPU sudah melakukan verifikasi dan dinyatakan clear. Dan sampai sejauh ini persiapan kami sudah ok, Insa Alloh siap melaksanakan Pilkada Serentak 2024," ujarnya.***


Editor : JakaPermana