Kriteria Direktur Teknik Ideal ala Indra Sjafri: Siapa yang Layak Mengisi Posisi Krusial di PSSI?
Sepak bola Indonesia sedang menghadapi dilema dalam mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi Direktur Teknik (Dirtek) PSSI. Posisi ini, menurut pelatih timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri, sangat krusial dalam membangun pondasi sepak bola tanah air yang lebih kuat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Sepak bola Indonesia sedang menghadapi dilema dalam mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi Direktur Teknik (Dirtek) PSSI.
Posisi ini, menurut pelatih timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri, sangat krusial dalam membangun pondasi sepak bola tanah air yang lebih kuat.
Namun, hingga saat ini, kursi Dirtek masih kosong setelah ditinggalkan oleh Frank Wormuth.
Indra Sjafri, yang pernah menjabat sebagai Dirtek PSSI selama tiga tahun, menegaskan pentingnya peran Dirtek dalam mengembangkan sepak bola Indonesia.
"Sangat penting, tapi jangan dipikir Direktur Teknik itu hasilnya next 10 tahun yang akan datang," ujar Indra Sjafri.
Menurut Indra, Dirtek tidak hanya bertanggung jawab terhadap timnas, tetapi juga harus mampu membangun filosofi sepak bola nasional yang komprehensif.
Posisi Direktur Teknik PSSI memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan sosok yang memiliki kompetensi dan visi yang kuat untuk memimpin pengembangan sepak bola Indonesia.
Keberadaan Dirtek yang ideal akan sangat menentukan keberhasilan PSSI dalam mencapai target-target yang telah ditetapkan.
Sepeninggal Wormuth, jabatan ini kosong. Indra menjelaskan ada lima kriteria seseorang bisa menjadi Dirtek.
"yaitu leadership, manajemen, ya menguasai kepelatihan, ya menguasai sepak bola amatir, ya menguasai high performance, kelima itu," tandasnya. ***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


