Kritikus Musik Soroti Comeback BTS dan BLACKPINK Setelah Hiatus 4 Tahun

Setelah empat tahun hiatus ekspektasi tinggi menyelimuti comeback grup BTS dan BLACKPINK yang sangat dinantikan.

Kritikus Musik Soroti Comeback BTS dan BLACKPINK Setelah Hiatus 4 Tahun
Boy grup BTS dan girl grup BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Di awal tahun 2026 ini, dua grup K-Pop global BLACKPINK dan BTS akhirnya comeback setelah 4 tahun hiatus dari aktivitas grup.

BLACKPINK melakukan comeback pada 27 Februari dengan merilis mini album 'DEADLINE', sedangkan BTS comeback pada 20 Maret dengan album penuh 'ARIRANG'.

Industri K-Pop pada tahun 2026 mengalami pergeseran yang signifikan seiring kembalinya idola generasi ketiga ke sorotan publik. 

Yang memimpin pergerakan ini adalah BTS dan BLACKPINK, keduanya melakukan comeback grup penuh setelah hampir empat tahun. Meskipun antisipasinya sangat besar, hasilnya memicu reaksi yang beragam.

Tren ini dimulai awal tahun ini dengan EXO, yang comeback dengan album penuh ke-8 mereka 'REVERXE'. 

Terlepas dari tantangan internal, EXO menunjukkan stabilitas melalui penjualan album yang kuat dan jumlah penonton konser yang sukses. 

Pada saat yang sama, grup-grup seperti IOI dan Wanna One mengisyaratkan reuni, memperkuat keberlangsungan fandom generasi ketiga.

comeback BLACKPINK: Eksperimen Berani, Penerimaan Beragam

BLACKPINK comeback dengan 'DEADLINE', tetapi comeback mereka menghadapi tantangan yang berbeda. 

Strategi promosi grup ini menuai kritik karena kurangnya konten dan teaser yang relatif kurang menarik. 

Pendekatan "misteri" khas mereka, yang dulunya efektif, tampak kurang berdampak di lanskap digital yang bergerak cepat saat ini.

Lagu utama 'GO' Menampilkan arah musik yang berani, menggabungkan elemen dubstep dan dark techno dengan lirik berbahasa Inggris sepenuhnya. 

Meskipun eksperimental, lagu ini terasa asing bagi sebagian pendengar dan kurang memiliki "suara BLACKPINK" yang langsung dapat dikenali. Strukturnya yang lebih panjang juga kontras dengan tren konsumsi konten pendek saat ini.

Akibatnya, lagu tersebut kesulitan mempertahankan momentum di tangga lagu, baik di dalam negeri maupun internasional.

Namun, album itu sendiri mencapai penjualan fisik yang mengesankan, memecahkan rekor minggu pertama untuk girl grup.

Kontras ini menyoroti basis penggemar BLACKPINK yang kuat, bahkan ketika penerimaan publik secara umum lebih tertutup.

Terlepas dari beragam tanggapan, ambisi artistik mereka tetap menonjol. grup ini terus mengeksplorasi genre baru, berkontribusi pada tren yang berkembang dalam K-Pop dan memperkuat posisi mereka di luar batasan idola pada umumnya.

comeback BTS: Hasil yang Memuaskan, Pertanyaan yang Masih Menggantung

Kembalinya BTS dengan 'ARIRANG' menandai berakhirnya masa cuti militer mereka, tetapi comeback tersebut diiringi kontroversi. 

Rumor kencan yang melibatkan para member menciptakan kehebohan di awal, sementara penampilan mereka di Gwanghwamun menghadapi kritik karena jumlah penonton yang lebih rendah dari yang diharapkan, memicu perdebatan tentang pengaruh publik mereka saat ini.

Secara musikal, grup ini mengambil pendekatan yang lebih terkendali. Lagu utama cenderung bernada lebih lembut dan introspektif, yang menurut sebagian orang mengurangi intensitas khas BTS

Konsep album ini juga menimbulkan pertanyaan. Terlepas dari judulnya yang tradisional Korea, sebagian besar produksinya melibatkan kontributor internasional, dan penggunaan lirik bahasa Inggris yang berlebihan menciptakan ketidaksesuaian bagi sebagian pendengar yang mengharapkan identitas Korea yang lebih kuat.

Para kritikus memberikan ulasan yang beragam. Beberapa memuji kemudahan pendengaran album tersebut, tetapi yang lain menunjukkan kurangnya identitas khas yang pernah mendefinisikan BTS.

Absennya Jin dalam kredit penulisan lagu juga menjadi bahan pembicaraan di kalangan penggemar.

Meskipun demikian, kekuatan komersial BTS tetap tak terbantahkan. Lagu utama 'SWIM' bertahan di Top 10 Billboard Hot 100 selama empat minggu berturut-turut, sementara albumnya mempertahankan posisi Top 3 di Billboard 200. 

Dengan lebih dari 4 juta kopi terjual di minggu pertama, grup ini terus mendominasi secara global, bahkan di tengah kritik.

comeback grup yang Diselimuti ekspektasi

comeback BTS dan BLACKPINK memang sudah ditakdirkan untuk menjadi sorotan tajam. Bertahun-tahun absen telah meningkatkan ekspektasi hingga ke tingkat yang luar biasa, sehingga sulit bagi setiap perilisan untuk terasa sepenuhnya memuaskan.

Kedua comeback ini mengungkapkan fase transisi. BTS tampaknya sedang menavigasi identitas dan pengaruh global, sementara BLACKPINK mendorong batasan artistik dengan risiko mengasingkan pendengar arus utama.

Alih-alih kesuksesan atau kegagalan yang jelas, perilisan ini mencerminkan pertumbuhan, eksperimen, dan tekanan untuk mempertahankan dominasi global.***


Editor : Irma Nurfajri