Kronologi Warga Kopo Bandung Jadi Korban Begal Teman Sendiri Saat Mau Liburan ke Pantai Garut, Tubuh Penuh Luka Sampai 32 Tusukan
Seorang wanita menjadi korban begal yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri saat mereka pergi touring ke pantai yang ada di Garut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Seorang wanita menjadi korban begal yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri saat mereka pergi touring ke pantai yang ada di Garut.
Wanita yang diketahui merupakan warga Kopo Bandung ini ditemukan tergeletak di sekitar Kampung Gandasoli, Desa Cijayana pada Rabu 14 Agustus 2024 pukul 06.25 WIB.
Dalam unggahan di video Instagram inimahgarutselatan_, jaket putih yang dipakai wanita tersebut tidak putih lagi lantaran dipenuhi darah.
Perekam video pun mencoba bertanya kepada korban mengenai kronologi pembegalan yang terjadi. Hal ini juga dilakukan agar korban tetap sadar.
Berdasarkan keterangannya, wanita yang diduga menjadi korban begal teman dekatnya itu bernama Feni Septiani, warga Kopo Bandung.
Wanita tersebut mengatakan bahwa dia bersama rekan-rekannya akan pergi ke pantai di Garut.
Saat itu, korban berboncengan motor dengan total 2 motor. Namun, setelah itu korban tidak mengetahui apapun dan sudah dalam kondisi penuh sayatan di tubuhnya.
Sejumlah tim medis dan pemangku kepentingan Mekarmukti kemudian memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Pada pukul 08.02 korban dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan perawatan dan menghubungi keluarga korban.
Sementara itu, menurut keterangan dari Kapolsubsektor Mekarmukti, Dedeng Sobarna mengatakan korban harus dirujuk ke rumah sakit besar.
"Korban tidak bisa dirujuk ke rumah sakit Garut, rumah sakit besar yang dirujuk bisa dipilih, bisa Al Ihsan, bisa Santosa atau RSHS Bandung," ujarnya.
Dedeng juga menyampaikan kondisi korban setelah mendapat penanganan di Rumah Sakit Pameungpeuk.
"Kondisi korban mengalami 32 tusukan, 142 jahitan, tapi kondisi korban stabil. Tapi berdasarkan laporan USG ada cairan di perut yang harus discan," tutur Dedeng.
Dedeng mengatakan saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polres Garut. Menurutnya, pihak keluarga korban segera melakukan pelaporan.
Editor : Firda Rachmawati

