Langsung Pimpin Deklarasi Bupati Cirebon Minta Pilwu Serentak 2021 Kondusif

Bupati Cirebon Imron meminta seluruh peserta Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021 berjalan lancar, damai dan kondusif

Langsung Pimpin Deklarasi Bupati Cirebon Minta Pilwu Serentak 2021 Kondusif
Bupati Cirebon Imron memimpin deklarasi damai Pemeilihan Kuwu (Pilwu ) Serentak 2021, Kamis 28 Oktober 2021.

INILAHKORAN, Cirebon - Bupati Cirebon, Imron memimpin Deklarasi Damai Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021. Bertempat di Ruang Nyimas Gandasari, Pemkab Cirebon, Imron meminta semua pihak bisa menjaga konfusifitas wilayah masing-masing.

Imron mengatakan, Pilwu Serentak bakal digelar di 135 desa pada 21 November mendatang. Seluruh calon kuwu, dapat melaksanakan kampanye sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat dan menawarkan program inovatif, kreatif, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Imron berharap, calon kuwu bisa menarik simpati pemilih sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: PSI Kota Bandung Pertanyakan Kesungguhan Pemkot Atasi Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

"Dari deklarasi ini saya minta, semua calon kuwu agar menghindari cara-cara tidak terpuji dan tercela untuk meraih suara dari masyarakat yang bisa mencederai demokrasi," kata Bupati Imron.

"Saya ingin deklarasi ini bukan seremonial semata, namun merupakan komitmen seluruh elemen dalam menjaga kondusivitas daerah, sehingga tidak terjadi resistensi atau gesekan di masyarakat," ungkap Imron, Kamis, 28 Oktober 2021

Pelaksanaan pilwu serentak tahun ini, ungkapnya, berbeda dengan periode sebelumnya. Hal itu karena l adanya pandemi Covid-19. Pihaknya meminta agar pada pelaksanaan nanti, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: Biar Asam Lambung Tak Kumat Saat Konsumsi Vitamin C, Perhatikan Beberapa Hal Ini...

Untuk itu, di setiap tempat pemungutan suara (TPS), wajib menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan tetap mengenakan masker.

"Diharapkan, protokol kesehatan tetap terjaga di seluruh tahapan pilwu serentak. Ini sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19," ujar Imron.

Meskipun potensi ricuh dipastkan ada, namun Bupati mengaku percaya dengan kesadaran masyarakat yang sudah mulai terbangun. Pilwunya sendiri akan diselenggarakan di 135 desa yang tersebar di 38 kecamatan.

Baca Juga: Inilah Penyebab Masih Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka di Jabar Menurut Siti Muntamah, Apa Saja?

Sebanyak 23 desa berada di wilayah hukum Polres Kota Cirebon dan 112 di Polresta Cirebon. Dengan begitu, maka tahun ini menjadi perhelatan besar politik di Kabupaten Cirebon.

"Tapi saya percaya dengan kesiapan aparat keamanan dan kesadaran masyarakat. Jangan sampai ada perselisihan serius dikalangan pendukung. Kita ini semuanya sodara. Jadi hindari pertikaian dan permusuhan," pinta Imron.

Sementara salah seorang calon kuwu yang enggan disebutkan namanya, mengaku siap melaksanakan perintah Bupati Cirebon. Meskipun gesekan pasti ada, namun bukan berarti harus berlarut-larut sampai menimbulkan komplik.

Baca Juga: Info One Piece: Ini Peran Penting Zoro dan Sanji Dalam Bajak Laut Topi Jerami Menurut Oda Sensei

Justru, harusnya pemilihan kuwu ini menjadi ajang silaturahmi untuk bisa mengisi masukan, satu sama lainnya,

"Saya siap melaksanakan intruksi bupati. Insya allah saya akan menjaga kondusifitas pendukung supaya tidak terprovokasi," tukasnya.***(Maman Suharman)


Editor : inilahkoran