Lapas Sukamiskin Tertibkan Fasilitas Mewah, Wood Panel hingga AC Dicopot
Lapas Sukamiskin Bandung menertibkan fasilitas mewah, termasuk wood panel dan AC di fasilitas umum. Tak ditemukan AC di kamar hunian napi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, melakukan penertiban fasilitas dan barang di lingkungan lapas menyusul Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.09.02-1734 tanggal 24 September 2026 tentang Penegasan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas pada Kamar Hunian.
Surat tersebut mengamanatkan pembersihan dan penertiban secara menyeluruh terhadap seluruh blok dan kamar hunian pada periode 24 September hingga 1 Oktober 2026.
Kalapas Sukamiskin Nanank Syamsudin mengatakan, penertiban dilakukan pada Selasa 29 September 2026 dengan menyasar sejumlah fasilitas di lingkungan lapas.
"Ya, ini kita proses untuk penertiban semua layanan, dari semua layanan kunjungan sampai dengan fasilitas-fasilitas ya kita lakukan penertiban semua," kata Nanank saat dihubungi.
Dari hasil penertiban, petugas menemukan sejumlah fasilitas yang dinilai terlalu mewah sehingga langsung dicopot. Salah satunya adalah penggunaan wood panel di area kantin.
"Kita menertibkan fasilitas-fasilitas umum aja yang mungkin asumsinya terlalu mewah ya kita akan tertibkan. Ya sebetulnya kalau ukuran mewah relatif ya. Contohnya, kayak ruangan ada wood panelnya ya kita copot. Itu di kantin," ujarnya.
Selain wood panel, petugas juga mencopot sejumlah pendingin ruangan atau AC yang terpasang di beberapa fasilitas umum di dalam Lapas Sukamiskin.
"Kalau AC ada di beberapa ruangan yang itu untuk fasilitas umum, itu pun kita juga copot," katanya.
Nanank menegaskan, penertiban tersebut tidak menemukan fasilitas yang terlalu mencolok atau mewah seperti yang mungkin menjadi perhatian publik.
"Gitu-gitu aja sih. Heeh. Tidak ada yang terlalu mencolok, artinya jadi pandangan publik yang diasumsikan mewah sih nggak ada sih," sambungnya.
Sementara itu, terkait fasilitas di kamar hunian narapidana, Nanank mengatakan tidak ditemukan fasilitas yang mencolok. Ia juga memastikan tidak ada kamar hunian narapidana yang menggunakan pendingin ruangan atau AC.
"Nggak ada. Di sini itu Belanda konsepnya sudah sangat luar biasa, jadi bangunannya itu tanpa AC pun sudah dingin kok," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti

