Larang Umat Muslim Tak Percaya Santet dan Guna-guna, Buya Yahya Bagikan Cara agar Terhindar dari Ilmu Hitam
Umat muslim dilarang mempercayai, bahkan menggunakan sihir atau ilmu hitam karena hal tersebut sama dengan menyekutukan Allah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Ilmu hitam, santet, maupun guna-guna masih menjadi sesuatu yang dipercayai oleh sebagian orang. Namun, bagi umat muslim hal tersebut sangatlah dilarang oleh agama.
Umat muslim dilarang mempercayai, bahkan menggunakan sihir atau ilmu hitam karena hal tersebut sama dengan menyekutukan Allah.
Dalam YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya juga mengimbau agar umat muslim tidak percaya dengan hal tersebut dan lebih baik mendekatkan diri kepada Allah swt.
Meski begitu, Buya Yahya menyebut bahwa santet atau guna-guna memang benar ada di dunia, tapi tidak untuk dipercayai, khususnya oleh umat muslim.
"Penyakit hitam ada, yang namanya santet ada. Tapi jangan urusan kehidupan (dihubungkan) dengan santet," ucap Buya Yahya pada tayangan di YouTube Al-Bahjah TV.
"santet itu ada radarnya, kalau Anda semakin percaya masuk nanti. Sudahlah cuek saja banyak zikir kepada Allah," lanjutnya.
Buya Yahya kemudian memberikan cara agar umat muslim terhindar dengan santet, salah satu caranya dengan membaca surat pendek dan berdoa sebelum tidur.
"Biasanya orang kalau mau nyantet kasih pengaruh 'Awas lo ya jangan deket-deket ini'. Jadi kadang-kadang dipengaruhi dulu," tutur Buya Yahya.
"Kalau ada santet di saat kita hendak tidur bacalah, Al Falaq, An-Nas, seperti yang dilakukan Rasulullah kepada Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein. Ditambah Ayat Kursi, aman, nggak usah takut dengan urusan santet," tambahnya.
Buya Yahya juga meminta umat Islam untuk percaya pada Nabi Muhammad Saw dan menenangkan hati dengan mendatangi masjid.
"Sudahlah jangan mikir itu santet. santet ada. Nabi Muhammad kena sihir tapi tidak akan banyak pengaruhnya, lewat saja itu nanti. Kenapa bisa masuk (santet)? Gimana nggak masuk, kau pikirin sampai pergi ke dukun juga," tambahnya.
"Ada orang datang ke tempat kami minta obat santet. Memangnya kamu kena santet? Iya saya disantet. Mana santetnya? Saya pusing. Ya, kamu pikirin terus. Masuk ke masjid, hati tenang nanti," tutup Buya Yahya.
Editor : Firda Rachmawati


