Lebih Sehat dan Ramah Vegan, Ini Pengganti Terbaik Gelatin dalam Olahan Makanan
Mencari bahan pengganti gelatin nabati berbasis tumbuhan (plant-based) kerap menjadi tantangan saat membuat hidangan penutup (dessert).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Mencari bahan pengganti gelatin nabati berbasis tumbuhan (plant-based) kerap menjadi tantangan saat membuat hidangan penutup (dessert).
Mengutip dari The Guardian, para koki pastry terkemuka mengungkapkan bahwa tidak ada satu bahan tunggal yang bisa menggantikan tekstur khas gelatin secara sempurna. Pilihan pengganti sangat bergantung pada jenis masakan yang dibuat.
Berikut panduan memilih bahan pengental nabati beserta karakternya:
1. Agar-Agar: Alternatif Paling Populer untuk Puding dan Jeli
Agar-agar yang terbuat dari ekstrak rumput laut sering menjadi pilihan utama pengganti gelatin. Namun, hasil teksturnya berbeda: agar-agar cenderung lebih padat dan rapuh, serta memiliki titik leleh lebih tinggi (baru meleleh pada suhu 85°C). Efeknya, jeli agar-agar tidak memberikan sensasi meleleh halus di mulut seperti gelatin.
Takaran idealnya tambahkan sekitar 0,5% dari total bobot cairan (contoh: 5 gram agar-agar untuk 1 liter cairan). Campur agar-agar dengan sedikit gula terlebih dahulu sebelum dilarutkan ke cairan mendidih agar melarut sempurna.
2. Tepung Maizena: Cocok untuk Krim dan Saus Kental
Bagi olahan seperti krim custard atau creme brulee, penggunaan tepung maizena (cornflour) jauh lebih disarankan ketimbang bahan pembentuk gel keras. Maizena mampu memberikan tekstur krim yang lembut, padat, dan mudah dibentuk.
3. Pektin & Kuzu: untuk Glaze, Selai, dan Saus
Pektin sangat cocok digunakan untuk membuat jeli buah atau memberikan lapisan kilap (glaze) yang cantik pada kue, sementara tepung kuzu atau pati akar kuzu menjadi pilihan tepat ketika Anda ingin mengentalkan saus secara sempurna tanpa mengubah cita rasa utama dari hidangan tersebut.
Solusi Terbaik dari Para Ahli
Mencoba menukar gelatin secara langsung dengan bahan pengental lain dalam resep konvensional sering kali berujung gagal karena titik leleh dan cara kerjanya berbeda jauh. Para ahli menyarankan untuk langsung mengikuti resep khusus berbasis vegetarian yang sejak awal dirancang tanpa gelatin agar hasil tekstur hidangan tetap sempurna.
Editor : Doni Ramdhani


