Legislator Jabar Apresiasi Respon Cepat Pemprov, Tangani Dugaan Kecurangan JFLS

Legislator Jawa Barat Ono Surono mengapresiasi respon cepat pemerintah provinsi (Pemprov), dalam menangani dugaan kecurangan program beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS).

Legislator Jabar Apresiasi Respon Cepat Pemprov, Tangani Dugaan Kecurangan JFLS

INILAHKORAN, Bandung - Legislator Jawa Barat Ono Surono mengapresiasi respon cepat pemerintah provinsi (Pemprov), dalam menangani dugaan kecurangan program beasiswa jabar Future Leaders Scholarship (JFLS).

Respon Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin, dengan meminta Inspektorat dan Satpol PP untuk mengusut dugaan kecurangan JFLS yang dilakukan Dinas Pendidikan menurutnya sangat tepat.

Supaya kejadian serupa, terkait transparansi penerima beasiswa JFLS tidak lagi terulang di kemudian hari.

"Memang seyogyanya program JFLS yang harus dirasakan oleh masyarakat, khususnya mahasiswa ini. Harusnya bisa disosialisasikan secara terang-benderang dan memang harus ada evaluasi. Misalnya kan ada yang namanya sistem Sapawarga, aplikasinya ya, disitu kan sarana sosialisasi sekaligus juga bisa menjadi sistem bagaimana keikut sertaan masyarakat," ujar Ono baru-baru ini.

Wakil Ketua DPRD Jabar ini memastikan akan terus mengawal masalah ini dan menunggu hasil penyelidikan internal, yang dilakukan Pemprov terkait JFLS 2024.

"Sehingga ya kita tunggu saja hasilnya seperti apa. Tapi saya berharap ke depan transparansi itu juga diikuti dengan masifnya program tersebut," harap dia.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Komisi V DPRD Jabar untuk segera mengkaji persoalan dan program JFLS tersebut. Dimana harapannya, ada gebrakan lain yang dapat dilakukan untuk menjangkau mahasiswa yang membutuhkan, lebih banyak lagi.

"Karena kan juga kalau dilihat dari sisi jumlah mahasiswa yang ada di Jawa Barat masih sangat kurang. Kalau tidak salah kan hanya dua ribu ya satu tahun. Jadi kita lihat dulu hasil evaluasi yang dilakukan dan DPRD melalui Komisi V harus memantau dan segera melakukan rapat kerja khusus dengan OPD yang menangani itu, supaya rakyat juga diberikan penjelasannya," tandasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti