Lewat Skill Competition, Ratusan Anak-anak TK dan SD Diedukasi Mitigasi Bencana Kebakaran
Tawa lepas terukir di mulut mungil anak-anak TK dan SD yang menjadi peserta lomba gelaran Skill Competition Tingkat Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2024 yang diinisiasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) KBB di Lapangan Plaza Mekarsari, Selasa 9 Januari 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Tawa lepas terukir di mulut mungil anak-anak TK dan SD yang menjadi peserta lomba gelaran Skill Competition Tingkat Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2024 yang diinisiasi Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) KBB di Lapangan Plaza Mekarsari, Selasa 9 Januari 2024.
Dibalik tubuh kecilnya, anak-anak TK dan SD itu tersimpan rasa semangat juang tinggi untuk menaklukan tantangan dalam lomba Skill Cempetition yang menjadi rangkaian HUT Damkar yang jatuh pada 1 Maret 2024.
Panas terik matahari tak jadi hambatan bagi anak-anak TK dan SD unjuk kebolehan menyelamatkan teman di ajang Skill Competition tersebut. Mereka pun memadamkan api yang digantikan dengan benda lain sebagai target untuk sasaran ditembakkannya air dari selang pemadam khusus peserta.
Seperti yang dilakukan Alzam (11) siswa dari SDN 1 Rajamandala Wetan, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat. Bersama sejumlah temannya, bocah yang duduk di bangku kelas 6 ini memperlihatkan kemampuan terbaiknya dengan melewati setiap halang rintang yang disiapkan petugas Damkar Bandung Barat.
"Seneng bisa ikut lomba ini. Tapi, capek," kata Alzham seraya mengatur nafasnya yang tersengal-sengal usai mengikuti lomba.
Selain bermain, Alzham mengaku, dalam kegiatan Skill Competition ini dirinya bisa sambil olahraga. Meski, dirinya belum tahu tujuan dari adanya lomba tersebut.
"Gak tahu, tapi yang jelas senang dan pengen jadi juara," ungkap Alzham dengan wajahnya yang polos.
Di tempat yang sama, pembina sekaligus Guru SDN 1 Rajamandala Wetan Iwan Rohmawan mengatakan, perlombaan yang bersifat edukasi seperti ini sangat penting bagi anak-anak. Sebab, dengan lomba Skill Competition seperti ini bisa melatih kekompakan dan daya motorik anak.
"Mereka bisa lebih mengenal salah satu profesi yang jarang diminati. Padahal, profesi ini memiliki peran penting," imbuhnya.
Kendati demikian, sambung Iwan, dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan anak-anak bisa tereduksi bagaimana cara memadamkan api. Bahkan, bisa memunculkan minat anak-anak terhadap profesi Pemadam kebakaran.
"Dari minat bisa jadi bekal ke depannya. Sebab, untuk anak-anak di sekolah kami pribadi ini merupakan hal yang baru. Artinya, mereka bukan tidak berminat atau tertarik. Tapi, karena ketidaktahuan informasi dan minimnya edukasi terkait edukasi mitigasi bencana, salah satunya ada di Damkar," paparnya.
"Mudah-mudahan anak-anak bisa lebih peduli dan peka dengan bencana yang ada," ucapnya.
Selain itu, Iwan berharap Damkar KBB bisa lebih dan kesejahteraan para petugasnya pun bisa semakin terjamin lantaran saat bertugas mereka terkadang harus mempertaruhkan nyawa.
"Mudah-mudahan ke depan makin sejahtera," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) KBB, Siti Aminah Anshoriah menjelaskan Skill Competition merupakan rangkaian dari HUT Damkar yang jatuh pada 1 Maret 2024.
"Kegiatan ini merupakan upaya pengenalan kepada ratusan anak-anak baik jenjang TK maupun SD tentang bagaimana cara penyelamatan dan membantu saat terjadi kebakaran," jelasnya.
Tak hanya itu, edukasi terkait mitigasi bencana kebakaran pun harus mulai diedukasi sejak usia dini agar mereka tanggap darurat jika di keluarga atau di lingkungan terjadi kebakaran.
"Dengan begitu mereka tidak panik dan tahu langkah dan tindakan yang harus dilakukan," ucapnya.
Siti menjelaskan, jika biasanya kebakaran itu identik dengan api, namun tidak pada lomba Skill Competition ini. Pasalnya, pihaknya mengganti api dengan peralatan yang lebih aman bagi anak-anak yang menjadi peserta.
"Kita ganti dengan alat-alat yang lain sebagai pengganti api. Mereka diarahkan untuk penyelamatan korban kebakaran, setelah itu baru dilakukan pemadaman," jelasnya.
Meski antusias para siswa sangat tinggi untuk mengikuti perlombaan ini, sambung Siti, pihak membatasi para peserta dengan mengambil perwakilan dari setiap kecamatan satu sekolah.
"Untuk pemenang lomba sekarang akan kita ikut sertakan di tingkat provinsi di awal Februari. Termasuk tim pemadam kita dan mudah-mudahan kita bisa mempertahankan prestasi kita di tingkat provinsi karena juara umumnya ada di KBB. Sehingga, piala bergilir tidak terlepas," paparnya.
"Selain itu, kami pun bakal turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa di Ting nasional yang rencananya bakal digelar pada akhir Februari 2024," tandasnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


