Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kawasan Wisata Naik 30 Persen

Polda Jabar mencatat peningkatan volume kendaraan saat libur Lebaran di kawasan wisata mencapai 30 persen

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kawasan Wisata Naik 30 Persen
Petugas melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Lembang selama libur Lebaran 2026. Polda Jabar mencatat volumen kendaraan di kawasan wisata meningkat sebesar 30 persen. Foto Agus Satia Negara/inilahkoran

INILAHKORAN.ID - Polda Jabar mencatat peningkatan volume kendaran tak hanya terjadi jalur utama mudik, namun juga di beberapa jalur wisata selama libur Lebaran 2026. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan lonnjakan volume kendaraan di jalur wisata dipicu lantaran tingginya kunjungan masyarakat, baik yang bersilaturahmi juga yang berlibur saat Lebaran ini.  

“Sejumlah lokasi wisata menjadi perhatian khusus aparat kepolisian karena tingginya tingkat kunjungan,” ujar Hendra di Bandung, Senin (23/3) sebagaimana dikutip dari Antara.

Ia menyebut beberapa kawasan yang mengalami peningkatan arus kendaraan di antaranya kawasan Puncak, Lembang, Ciwidey, hingga Pantai Pangandaran.

“Kepadatan di lokasi tersebut telah diantisipasi dengan peningkatan pengamanan sejak awal libur Lebaran,” katanya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Reydian Kokrosono mengatakan pihaknya menerapkan berbagai strategi untuk mengurai potensi kemacetan.

Menurutnya, selain penempatan personel di titik rawan, polisi juga menyiagakan tim urai kemacetan yang bergerak secara mobile serta memanfaatkan teknologi drone untuk pemantauan lalu lintas secara tepat waktu.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga diterapkan sebelum pemberlakuan sistem satu arah (one way), khususnya di kawasan Puncak.

“Strategi ini efektif untuk mengatur volume kendaraan dari dua arah secara bergantian sehingga dapat mengurangi kepadatan,” ujarnya.

Menjelang arus balik, Polda Jabar juga mengintensifkan penyebaran informasi melalui media sosial serta layanan hotline mudik yang telah diakses sekitar 11.000 pengguna.

“Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kondisi lalu lintas, akses CCTV, lokasi pos pelayanan, hingga berkomunikasi langsung dengan petugas,” katanya


Editor : Ahmad Sayuti