Libur Paskah, Volume Kendaraan ke Puncak dan Bandung Melonjak

Libur Paskah atau kenaikan Yesus Kristus menyebabkan volume kendaran di Jabar melonjak tajam

Libur Paskah, Volume Kendaraan ke Puncak dan Bandung Melonjak
Ilustrasi libur Paskah volume kendaraan menuju Bandung dan Puncak melonjak, Jumat (2/4/2026).

INILAHKORAN.ID - Arus kendaraan di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat melonjak tajam selama libur panjang Wafat Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) pada 3-5 April 2026.

Data Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat, sebanyak 210.212 kendaraan keluar dari Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama.

Kenaikan paling signifikan terjadi di Gerbang Tol Ciawi 1 arah Puncak Bogor yang melonjak 21,08 persen. Disusul Gerbang Tol Cikupa arah Merak naik 11,09 persen, Gerbang Tol Benda Utama meningkat 4,85 persen, serta Gerbang Tol Cengkareng arah Bandara Soekarno-Hatta yang naik 3,53 persen dibandingkan kondisi normal.

Di Jawa Barat, pergerakan kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya juga meningkat signifikan. Sebanyak 78.546 kendaraan tercatat masuk ke wilayah tersebut atau naik 16,46 persen dibandingkan volume normal 67.445 kendaraan.

Sementara arus kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta mencapai 62.434 unit, meningkat 8,93 persen dari kondisi normal sebanyak 57.314 kendaraan.

Lonjakan tertinggi di wilayah ini terjadi di Gerbang Tol Cileunyi. Sebanyak 41.084 kendaraan bergerak menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya atau naik 24,42 persen. Adapun arus balik ke Jakarta melalui gerbang tol yang sama mencapai 32.964 kendaraan atau meningkat 15,64 persen.

Di Gerbang Tol Pasteur, kendaraan menuju Kota Bandung tercatat 37.462 unit atau naik 8,82 persen. Sementara arus keluar menuju Jakarta relatif landai dengan 29.470 kendaraan atau naik 2,30 persen.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati menyebut, peningkatan volume kendaraan saat libur panjang merupakan pola yang berulang setiap tahun.

“Diimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,” ujar Widiyatmiko, Jumat (3/4/2026).

Ia juga mengingatkan agar pengguna jalan tidak terburu-buru dan tetap mengutamakan keselamatan.

“Jangan terburu-buru, mari sama-sama prioritaskan keselamatan sesama pengguna jalan,” pintanya.

Guna mengantisipasi kepadatan, Jasa Marga menyiapkan sejumlah rest area strategis di KM 72, KM 88, dan KM 147 arah Bandung, serta di Tol Jagorawi KM 10, KM 35, dan KM 45 arah Puncak.

Pengguna jalan juga diminta menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat bertransaksi di ruas tol sistem tertutup seperti Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II guna menghindari hambatan di gerbang keluar. 


Editor : Ahmad Sayuti