INILAH, Bandung - Rangkaian hari jadi Kota Bandung ke-208 ditutup lomba lari marathon pada Minggu (25/11).
Dalam Bandung Run 2018 ini, ribuan peserta disuguhkan trek lari mengelilingi jalan di dalam pusat kota.
Acara sudah berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dengan pelepasan kategori 5K, beberapa saat kemudian disusul oleh kategori 10K. Garis start dan finish Bandung Ru 2018 ini berada di Plaza Balai Kota, Jalan Meredeka.
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan Bandung Run 2018 ini bukan hanya perayaan hari jadi semata. Lebih dari itu merupakan ajang untuk mempromosikan Kota Bandung sebagai destinasi wisata.
"Semakin memerkenalkan Bandung, mudah-mudahan ke depan kegiatan rutin dan Bandung bisa menjadi destinasi olahraga," kata Yana usai melepas para peserta di Plaza Balai Kota, Jalan Merdeka, Bandung, Minggu (25/11).
Setelah memulai dari Jalan Merdeka, para peserta kategori 5K akan berkeliling menyusuri Jalan Wastukencana, lalu ke Jalan Riau, bebelok menyusuri Jalan Banda kemudian mengarah ke Jalan Belitung untuk kembali ke Balai Kota.
Sementara kategori 10K rutenya diperpanjang ketika di Jalan Riau harus mengitari Jalan Ir. H. Djuanda hingga perempatan Jalan Diponegoro, kemudian di jalan Riau baru berbelok ke Jalan Gandapura lalu memasuki Jalan Gudang Utara sebelum akhirnya finish di Balai Kota.
Kendati sempat mengalami pengunduran jadwal, namun Yana bersyukur penyusutan peserta tidak terlalu signifikan. Dia mengapresiasi sejumlah peserta yang datang dari pelbagai daerah di seluruh Indonesia.
"Kemarin harusnya tanggal 10 (November), karena bergeser ada penurunan, kemarin sebetulnya sudah banyak peserta dari luar negeri juga dan luar kota. Tapi nggak apa-apa pengalaman buat kita, ini yang dari Indonesia tetep dateng," jelasnya.
Yana pun berharap penyelenggaraan Bandung Run menjadi agenda berkala, sehingga memberikan kesan positif bagi peserta. Sekaligua menghasilkan dampak terhadap pariwisata, ekonomi dan sektor lainnya yang menunjang pembangunan Kota Bandung.
Selain itu, Yana melihat lomba lari marathon saat ini sebagai tren baru di kalangan masyarakat. Sehinga, kata dia, bukan hanya menonjolkan sisi olahraganya saja, melainkan turut menjadi gaya hidup.
"Kita harus konsisten, sehingga Bandung menjadi salah satu tujuan untuk mencari Bandung Run ini. Bagus, mudah-mudahan ini menjadi tren baik bahwa orang menganggap ini bahwa olahraga merpaka suatu kebutuhan. Bagaimana kita mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga," pungkasnya.