Longsor Pasirlangu, Polisi: 34 Jenazah Berhasil Dipastikan Identitasnya

Sebanyak 34 jenazah korban longsor Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat telah berhasil diidentifikasi secara akurat.

Longsor Pasirlangu, Polisi: 34 Jenazah Berhasil Dipastikan Identitasnya
Sebanyak 34 jenazah korban longsor Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat telah berhasil diidentifikasi secara akurat./INILAHKORAN-Adam Husein

INILAHKORAN.ID — Polri melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat terus memaksimalkan kinerja dalam misi kemanusiaan penanganan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Selasa (27/1/2026) malam, sebanyak 34 jenazah korban longsor telah berhasil diidentifikasi secara akurat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, kerja intensif tim DVI dilakukan tanpa henti seiring bertambahnya jumlah jenazah yang diterima dari lokasi bencana. Hingga hari keempat operasi pencarian, pos DVI telah menerima total 50 kantong jenazah dari tim SAR gabungan.

“Tim DVI bekerja siang dan malam untuk memastikan setiap korban dapat teridentifikasi dengan tepat. Hingga saat ini, dari 50 kantong jenazah yang diterima, 34 jenazah telah berhasil kami pastikan identitasnya dan sebagian besar sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui tahapan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan sidik jari, data medis, odontologi forensik, hingga pencocokan properti korban. Seluruh proses tersebut dijalankan secara profesional dan terukur guna menjaga akurasi hasil identifikasi.

Menurut Hendra, peningkatan jumlah jenazah yang teridentifikasi menunjukkan efektivitas kerja tim forensik di lapangan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu dan kondisi fisik korban yang beragam.

“Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar. Ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban,” katanya.

Selain fokus pada identifikasi, Polri juga memastikan proses penyerahan jenazah dilakukan dengan penuh penghormatan. Setiap jenazah yang telah teridentifikasi menjalani tahapan pembersihan, pemandian, pengafanan, hingga registrasi akhir dan penandatanganan berita acara sebelum diserahkan kepada keluarga.

Hendra menegaskan, proses identifikasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh jenazah yang diterima dapat dipastikan identitasnya. Ia juga menyebut data korban bersifat dinamis seiring dengan masih berlangsungnya pencarian di lokasi longsor.

“Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Polri berkomitmen untuk terus bekerja sampai seluruh proses penanganan korban selesai,” pungkasnya.***


Editor : JakaPermana