Luapan Emosi Yuvita Usai Taufik Hidayat Ditangkap: Hukum Seberat-beratnya!

Yuvita luapkan emosi dan desak penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada Taufik Hidayat yang telah ditangkap Polda Jabar!

Luapan Emosi Yuvita Usai Taufik Hidayat Ditangkap: Hukum Seberat-beratnya!
Luapan Emosi Yuvita Usai Taufik Hidayat Ditangkap: Hukum Seberat-beratnya!

INILAHKORAN.ID - Rasa trauma mendalam dan amarah yang selama ini terpendam akhirnya tumpah setelah Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan keji, resmi diringkus oleh jajaran Polda Jawa Barat pada Selasa 23 Juni 2026.

Yuvita, sang korban yang harus kehilangan penglihatannya secara permanen akibat tindakan brutal pelaku, meluapkan emosinya dan menuntut keadilan yang paling tinggi.

​Tidak ada lagi kata damai atau pengampunan. Yuvita menegaskan bahwa pelaku yang telah menghancurkan masa depannya tersebut harus menerima balasan setimpal di balik jeruji besi.

​Ketegasan Korban: Desak Sanksi Pidana Paling Maksimal

​Pernyataan emosional Yuvita ini mencuat tak lama setelah foto dan video penangkapan mantan kekasihnya itu viral di jagat maya. 

Melalui unggahan di akun Instagram @erni1.986, Yuvita menyampaikan tuntutan kerasnya kepada pihak kejaksaan dan majelis hakim yang nantinya akan mengadili perkara ini.

​Dengan suara yang bergetar menahan emosi, Yuvita meminta aparat penegak hukum tidak memberikan celah keringanan sedikit pun bagi pria asal Nagreg tersebut.

​"Saya pengennya dia dihukum seberat mungkin supaya dia mendapatkan hukuman seberat-beratnya," desak Yuvita penuh emosi dan ketegasan.

​Bagi Yuvita, hukuman maksimal adalah harga mati mengingat penderitaan fisik dan psikologis yang harus ia tanggung seumur hidup akibat disiksa secara sadis menggunakan tangan kosong hingga dihantam helm selama 1,5 tahun masa penyekapan.

​Sempat Cemas Selama Pelarian Pelaku, Kini Mulai Bernapas Lega

​Sebelum Taufik Hidayat berhasil ditangkap oleh tim Resmob Polda Jabar, Yuvita dan keluarganya sempat diselimuti rasa cemas yang luar biasa. 

Rekam jejak pelaku yang merupakan seorang residivis kasus kekerasan dan sempat berpindah-pindah tempat persembunyian dari Cimahi hingga Tangerang sempat membuat korban merasa tidak aman.

​Namun, runtuhnya pelarian sang buronan langsung mendatangkan rasa lega yang teramat sangat bagi Yuvita.

​"Alhamdulillah senang sekali, terima kasih Pak Kapolda udah membantu saya. Saya jadi tenang karena dia sudah tertangkap," ungkap Yuvita menyampaikan apresiasinya kepada jajaran kepolisian.

​Luapan emosi dan desakan Yuvita agar pelaku dihukum seberat-beratnya langsung mendapat dukungan masif dari masyarakat luas. 

Di berbagai platform media sosial, warganet ikut mengawal kasus ini dan mendesak agar Taufik Hidayat dijerat dengan pasal berlapis.


Editor : Firda Rachmawati