Mahasiswa Belum Pernah Investasi Saham, Roadshow Literasi Buka Minat Gen Z

Kegiatan literasi saham bertema “Gen Z Melek Investasi” mulai menumbuhkan minat mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) terhadap investasi pasar modal. 

Mahasiswa Belum Pernah Investasi Saham, Roadshow Literasi Buka Minat Gen Z
Roadshow literasi saham bertema “Gen Z Melek Investasi” di Universitas Pasundan (Unpas), saat mahasiswa mengikuti edukasi mengenai investasi saham dan pasar modal. (adam husein)

INILAHKORAN.ID - Kegiatan literasi saham bertema “Gen Z Melek investasi” mulai menumbuhkan minat mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) terhadap investasi pasar modal. 

Salah satunya dirasakan Ferdya Bagus, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpas yang mengaku belum pernah berinvestasi tetapi mulai tertarik mencoba saham setelah mengikuti kegiatan edukasi.

Dia menilai, kegiatan roadshow literasi saham untuk generasi masa depan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya investasi bagi generasi muda. Investasi menjadi salah satu aspek yang perlu dipahami sejak dini, guna membangun kondisi keuangan yang lebih baik pada masa mendatang.

“Menurut saya, hari ini sangat bagus dan menarik. Kalau dilihat dari taglinenya, ‘GEN Z Melek Investasi’, investasi merupakan salah satu aspek penting pada zaman sekarang terutama untuk menunjang kondisi keuangan dan membangun kekayaan pada masa depan,” kata Ferdya, Rabu (28/10/2026).

Selain tema yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, materi yang disampaikan para narasumber dinilai mudah dipahami. Penjelasan mengenai investasi saham, membantu peserta memperoleh gambaran mengenai pasar modal sekaligus membuka wawasan mengenai peluang investasi yang bisa dipertimbangkan sejak usia muda.

Ferdya mengungkapkan, sebelum mengikuti kegiatan tersebut. Dirinya belum pernah mencoba berinvestasi. Namun setelah mendapatkan penjelasan mengenai investasi saham, muncul ketertarikan untuk mulai mempelajari sekaligus mempertimbangkan investasi di pasar modal.

“Kalau selama ini, saya belum pernah mencoba investasi. Namun setelah mengikuti kegiatan ini, mungkin saya mulai memiliki niat untuk berinvestasi,” ucapnya.

Ketertarikan dia mengarah pada investasi saham. Investasi dinilai berpotensi memberikan manfaat dalam jangka panjang, apabila dilakukan dengan pengetahuan dan pemahaman yang memadai. Bekal literasi, dianggap penting agar calon investor tidak sekadar mengikuti tren. Tetapi memahami langkah yang diambil sebelum menempatkan dana.

“Pastinya ada ketertarikan. Ternyata investasi bisa sangat menjanjikan apabila dibarengi dengan ilmu, dan pemahaman yang kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan literasi saham di lingkungan kampus, mahasiswa diharapkannya semakin mengenal mekanisme investasi pasar modal sebelum mulai menanamkan modal. Pemahaman mengenai produk, cara berinvestasi dan risiko menjadi bekal penting agar generasi muda dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak.

"Edukasi dapat menjadi pintu awal bagi mahasiswa seperti saya, yang belum memiliki pengalaman investasi. Dengan pemahaman yang lebih baik, generasi muda tentunya diharapkan tidak hanya mengenal saham sebagai instrumen investasi. Namun juga mampu mempertimbangkan tujuan dan risiko sebelum memulai," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani