Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan: Rasanya Segar, Khasiatnya Melimpah

Selain rasanya yang segar dan nikmat, buah ini juga kaya akan vitamin dan nutrisi penting yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan: Rasanya Segar, Khasiatnya Melimpah
Manfaat jeruk bali/freepik

INILAHKORAN, Bandung - jeruk bali adalah salah satu buah tropis yang digemari di Indonesia. 

Selain rasanya yang segar dan nikmat, buah ini juga kaya akan vitamin dan nutrisi penting yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Buah dengan nama ilmiah Citrus grandis atau Citrus maxima ini memiliki ciri khas berupa daging buah berbulir dengan warna merah-oranye. 

Rasanya unik, yaitu perpaduan antara manis, asam, dan sedikit getir. Berikut beberapa manfaat konsumsi jeruk bali untuk kesehatan:

1. Mengurangi Risiko Kanker
Jeruk bali, seperti jenis buah sitrus lainnya, memiliki kandungan flavonoid, yaitu senyawa antioksidan yang berperan dalam mencegah pertumbuhan sel kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah sitrus secara rutin dapat membantu menurunkan risiko terkena berbagai jenis kanker.

2. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan serat dan flavonoid dalam jeruk bali mendukung kesehatan jantung dengan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) serta menurunkan kolesterol jahat (LDL). Dengan demikian, buah ini dapat mencegah pembentukan plak yang menyumbat pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

3. Mendukung Kesehatan Mata
Vitamin A dalam jeruk bali berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Konsumsi buah ini dapat membantu mempertahankan penglihatan yang jernih dan melindungi mata dari gangguan serius seperti degenerasi makula.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Jeruk bali kaya akan vitamin C dan vitamin A, dua nutrisi yang efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Kombinasi keduanya membantu melawan infeksi, menjaga tubuh tetap sehat, dan mencegah berbagai penyakit.

5. Mencegah Pembentukan Batu Ginjal
Jeruk bali mengandung sitrat dalam kadar tinggi, yang dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Sitrat bekerja dengan mengurangi penumpukan kalsium yang dapat membentuk batu di ginjal. Dengan mengonsumsi jeruk bali, risiko terkena batu ginjal dapat berkurang secara signifikan.


Editor : Firda Rachmawati