Manfaatkan Keramba Kosong, Omset Petani Milenial Kini Capai Rp570 Juta per Bulan
Berawal prihatin banyaknya keramba ikan yang kosong, petani milenial Raudiyatul Zannah Anggraini (31) kini jadi peternak ikan lele sukses.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Berawal prihatin banyaknya keramba ikan yang kosong pada 2017, Raudiyatul Zannah Anggraini (31) warga Desa Plawangan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu kini berhasil menjadi peternak ikan lele sukses.
Jalan sukses Anggraini sapaan akrabnya tidak mulus, di masa awal usahanya, bahkan ia mengalami kerugian hingga Rp200 juta. Untungnya, tak lama kemudian bank bjb memberikan bantuan pinjaman.
Selain mendapatkan bantuan pinjaman, usaha budidaya ikan lele juga mendapatkan bimbingan dari dinas terkait dan Pemprov Jawa Barat, hingga pertumbuhan ikan lele bisa maksimal lagi.
Baca Juga: Sukses One Vilage One CEO, IPB Kini Naikkan Levelnya jadi One Village One Exporter
"Di awal usaha, saya pernah mengalami kerugian saat budidaya ikan dengan total nilai Rp200 juta. Saya berterima kasih mendapatkan bantuan pinjaman dari bank bjb, bimbingan dari dinas terkait, termasuk ikut program petani milenial Pemprov Jawa Barat dan juga adanya motivasi dari suami, hingga usaha budidaya ikan lele ini bisa bangkit lagi," kata Anggraini, Kamis 24 Maret 2022.
Anggraini menerangkan keberhasilan budidaya ikan lele, ia juga tularkan ke masyarakat baik di Desa Plawangan, di luar desa dan bahkan di luar Kecamatan Kandanghaur.
"Alhamdulillah, dengan bantuan bank bjb dan juga karena ikut program petani milenial pada tiga tahun lalu, banyak dampak positif yang saya dapatkan hingga berhasil menjadi peternak ikan lele dan memjadi direktur kelompok tani ikan lele Marissa Jaya Sakti yang beranggotakan 48 orang dengan jumlah kolam ikan mencapai 180 buah. Jika dulu omset saya Rp10 juta per bulan, kini omsetnya mencapai Rp570 juta per bulan atau Rp6,8 miliar per tahun," terang ibu dia orang anak ini.
Baca Juga: 3 Hari Sebelum Ramadan, Seluruh THM di Kota Bogor Wajib Tutup
Berkat keberhasilannya, jelas Anggraini, Pemprov Jawa Barat melalui bank bjb kembali menyalurkan kredit usaha rakyat petani milenial sebesar Rp100 juta kepada kelompok tani ikan lele yang ia pimpin.
"Bersama 28 petani milenial lainnya, Alhamdulillah kami mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) petani milenial sebesar Rp100 juta per kelompok atau secara keseluruhan Rp2,9 miliar. KUR tersebut akan kami gunakan untuk pembelian pakan, pembelian obat, pembelian vitamin sewa lahan kolam ikan dan lainnya," jelas Anggraini.
Ia melanjutkan, mengenai pasar ikan lele Kelompok Tani Ikan Lele Marissa Jaya Sakti sudah menjualnya ke pengepul yang ada di DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bekasi maupun ke wilayah Bandung Raya.
Kepada generasi muda, Anggraini pun berpesan agar jangan takut dan ragu menjadi petani milenial di desa-desa karena rezekinya bisa sama atau bahkan lebih banyak dari warga yang kerja di wilayah perkotaan. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran

