Masih Adakah Kasus Covid 19 di Sekolah-sekolah di Cimahi? Ini Jawaban Harjono

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono memastikan saat ini sudah tak ada lagi siswa dan guru yang terkonfirmasi positif Covid 19.

Masih Adakah Kasus Covid 19 di Sekolah-sekolah di Cimahi? Ini Jawaban Harjono
Kadisdik Kota CImahi Harjono menyebutkan ribuan siswa SD kelas 1, 2, dan 3 belum bisa membaca dan menulis dan harus mendapatkan pembelajaran tambahan.
 
INILAHKORAN, Cimahi - Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono memastikan saat ini sudah tak ada lagi siswa dan guru yang terkonfirmasi positif Covid 19.
 
Harjono menyebut, semua guru dan siswa di Kota Cimahi yang sebelumnya positif Covid 19 sudah dinyatakan sembuh.
 
"Informasi itu kami dapat dari seluruh kepala sekolah di Cimahi yang memberikan laporan, termasuk perkembangan kasus Covid 19," kata Harjono.
 
Intinya, jelas dia, kasus Covid 19 di Kota Cimahi, khususnya guru dan siswa saat ini sudah tidak ada. Menurutnya, perkembangan kasus Covid 19 di satuan pendidikan saat ini sejalan dengan perkembangan kasus secara keseluruhan di Kota Cimahi.
 
 
"Penularannya sudah mulai melandai, setelah sempat mengkhawatirkan beberapa bulan lalu," jelasnya.
 
Guna menghindari tren serupa, kata dia, pihaknya sudah mengintruksikan Satgas Covid 19 di masing-masing sekolah agar lebih maksimal.
 
"Paling penting untuk penerapan protokol kesehatan yang mutlak harus diterapkan ditengah pelonggaran aktivitas," ujarnya.
 
 
Terlebih, sambung dia, aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah di Kota Cimahi sudah menerapkan 100 persen di semua jenjang pendidikan.
 
"Untuk pencegahan, protokol kesehatan mutlak harus diterapkan baik oleh siswa maupun gurunya," ucapnya.
 
Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya juga mendorong bagi siswa yang belum divaksinasi agar segera divaksin.
 
"Berdasarkan catatan Disdik Kota Cimahi, saat ini masih ada 2.478 anak sekolah dasar yang belum divaksin dosis pertama," ujarnya.
 
Sementara, tambah dia, untuk dosis kedua masih ada 6.017 anak yang belum divaksin. 
 
"Kalau untuk pelayanan vaksinasi terhadap anak sekolah tetap berjalan. Kita juga ada pelayanan jemput bola ke sekolah guna menyasar siswa yang belum divaksin," tandasnya.*** (agus satia negara).
 
 
 
 
BalasTeruskan


Editor : inilahkoran