Masih jadi Primadona, Kunjungan Wisata di Floating Market Meningkat 30 Persen Selama Libur Panjang Pekan ini

Sejumlah wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menjadi primadona yang dipilih masyarakat dari dalam dan luar daerah.

Masih jadi Primadona, Kunjungan Wisata di Floating Market Meningkat 30 Persen Selama Libur Panjang Pekan ini
Public Relation Floating Market, Lembang, Intania Setiati

INILAHKORAN, Ngamprah - Sejumlah wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menjadi primadona yang dipilih masyarakat dari dalam dan luar daerah.

Apalagi pada saat momen libur panjang pekan ini. Salah satunya objek wisata Floating Market yang mengalami peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 20-30 persen.

Kendati sempat ada beberapa rombongan yang melakukan pembatalan kunjungan sebagai imbas dari adanya surat edaran larangan study tour ke luar daerah, namun objek wisata yang yang menawarkan sensasi liburan paket lengkap, seperti wahana air, adu kecepatan hingga yang menguji adrenalin ini masih menjadi tujuan kunjungan.

"Untuk libur panjang akhir pekan ini ada kenaikan sedikit," kata Public Relation Floating Market, Lembang, Intania Setiati saat ditemui di Lembang.

"Sabtu kemarin bisa dikatakan puncak kunjungan, kenaikannya sekitar 20-30 persen dibanding hari biasa," sambungnya.

Kendati ada larangan study tour siswa, sambung Intan, namun rombongan wisatawan yang melakukan booking hingga kini masih ada. Terlebih, sekarang momentum menjelang perpisahan sekolah dan kenaikan kelas.

"Jadi masih ada juga rombongan yang sudah reservasi untuk datang ke Floating Market," ucapnya.

Intan menyebut, wisatawan yang datang masing didominasi pengunjung dari luar kota, khususnya dari Jabodetabek dan Sumatera.

"Sejumlah wahana yang menjadi favorit pengunjung seperti Rainbow Slide, Go Kart, Kereta Sawah, dan berkeliling naik perahu," sebutnya.

Tak hanya itu, ungkap Intan, Floating Market juga menghadirkan arena bermain yang bisa dinikmati anak-anak berusia lima tahun ke bawah yang diberinama Twingkle-twingkle.

Wahana Twingkle-twingkle itu menyajikan beragam permainan ramah anak, seperti bermain di rumah bola seperti mutiara, bermain pasir, berkeliling sepeda, serta beragam wahana edukatif lainnya.

"Wahana anak ini ada pembaharuan lebih lengkap lagi, untuk tiket masuknya Rp100.000/anak plus satu pendamping dengan durasi bermain satu jam," terangnya.

Selain itu, tahun 2024 ini pihaknya berencana bakal menambah inovasi wahana baru agar wisatawan tidak bosan. "Saat ini hal itu masih dalam proses pemikiran dan konsep, namun ditargetkan di tahun 2024 bisa terealisasi," imbuhnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun terus menjalin kerjasama dengan tour and travel ketika ada program promo. Termasuk, meminta kepada mereka untuk memperhatikan soal menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan dengan menyiapkan armada kendaraan yang laik jalan.

"Kami banyak komunikasi dengan pihak tour and travel, imbas kejadian kecelakaan bus kemarin ada hal yang harus diperhatikan, terutama soal kendaraan yang aman buat wisatawan," paparnya.

"Jadi semuanya bisa aman, rombongannya happy, tour and travel serta pengelola wisata juga happy," tukasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti