Masuk Jenis Hantavirus Langka, WHO Temukan 5 Kasus Virus Andes di Kapal Pesiar
WHO temukan 5 kasus dari 8 virus Andes yang masuk wabah hantavirus di kapal pesiar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wabah hantavirus yang muncul di kapal pesiar usai adanya sepasang warga Belanda yang meninggal di sana jadi perhatian.
Saat ini publik ungkap rasa khawatir jika wabah hantavirus itu bisa masuk dan menular ke negara mereka termasuk warga Indonesia yang merasa ketakutan.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pihaknya menemukan lima dari delapan kasus yang dilaporkan dari kapal pesiar MV Hondius.
Kasus ini telah terkonfirmasi sebagai infeksi virus Andes, jenis hantavirus langka yang dapat menular antarmanusia secara terbatas, sementara wabah tersebut telah menyebabkan tiga kematian.
Wabah di atas kapal pesiar tersebut telah menginfeksi delapan orang dan menyebabkan tiga kematian.
Tedros mengatakan dalam konferensi pers daring bahwa lima orang yang menunjukkan gejala telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium, sementara tiga lainnya masih berstatus kasus suspek.
Tidak ada penumpang maupun awak kapal lain yang saat ini menunjukkan gejala, kata Tedros, seraya menambahkan bahwa WHO mengetahui adanya laporan mengenai orang lain yang mengalami gejala dan kemungkinan pernah melakukan kontak dengan salah satu penumpang.
Setiap kasus tetap berada dalam pemantauan ketat oleh otoritas terkait tegas pihak WHO redam rasa khawatir publik.
virus Andes, hantavirus langka yang terutama ditemukan di Amerika Selatan, merupakan virus yang ditularkan oleh hewan pengerat seperti tikus dan memiliki kemampuan penularan terbatas antarmanusia.
Wabah sebelumnya menunjukkan bahwa penularan biasanya terjadi melalui kontak dekat dan berkepanjangan, khususnya di antara anggota keluarga serumah dan tenaga kesehatan.***
Editor : Irma Nurfajri


