Menanti Wajah Baru Kawasan Cihampelas Bandung

JALAN Cihampelas Kota Bandung bersiap beralih ke Pemprov Jabar. Penataan kawasan menjadi prioritas.

Menanti Wajah Baru Kawasan Cihampelas Bandung
AMBIL ALIH: Foto kawasan Teras Cihampelas di Jalan Cihampelas Kota Bandung beberapa waktu lalu. Pemprov Jabar mulai bergerak mengambil alih pengelolaan Jalan Cihampelas dari Pemkot Bandung.

Oleh: Yuliantono

Cihampelas pernah menjadi salah satu ikon Kota Bandung. Deretan toko, pusat fesyen, hingga Teras Cihampelas yang dibangun sebagai skywalk sempat diproyeksikan menjadi ruang publik modern di jantung kawasan wisata belanja.

Namun, seiring waktu, wajah kawasan itu berubah. Skywalk yang dulu digadang-gadang menjadi daya tarik baru justru lebih sering menjadi bahan perbincangan karena pengelolaannya. Jalan yang setiap hari dipadati kendaraan pun dinilai membutuhkan penataan yang lebih menyeluruh.

Kini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mengambil langkah besar. Bukan sekadar memperbaiki jalan, Pemprov bersiap mengambil alih pengelolaan Jalan Cihampelas beserta seluruh aset yang melekat di atasnya.

Jalan, jembatan, tanah, penerangan jalan umum, hingga Teras Cihampelas akan menjadi satu kesatuan dalam proses pengalihan kewenangan dari Pemerintah Kota Bandung.

Langkah tersebut menjadi pintu masuk bagi rencana penataan ulang kawasan yang selama ini dianggap membutuhkan percepatan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Barat Norman Nugraha mengatakan proses administrasi pengalihan aset sudah berjalan. Saat ini, permohonan hibah Barang Milik Daerah (BMD) yang diajukan Pemprov masih diteliti oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Per tanggal 13 Juli masih dalam tahap penelitian hibah oleh Pemkot. Intinya memang akan dialihkan ke Pemprov,” katanya, Selasa (21/7).

Norman menjelaskan, aset yang akan berpindah bukan hanya badan jalan. Seluruh fasilitas penunjang yang berada di kawasan tersebut juga akan ikut beralih. “Jalan, jembatan, tanah, termasuk PJU, semuanya,” ujarnya.

Pengambilalihan itu sekaligus membuka babak baru bagi masa depan Cihampelas. Setelah kewenangan berada di tangan Pemprov, berbagai opsi penataan dapat dilakukan, termasuk menentukan nasib Teras Cihampelas yang sebelumnya sempat diusulkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk dibongkar.

Meski demikian, Norman menegaskan pembahasan mengenai skywalk belum menjadi prioritas saat ini. Fokus utama pemerintah adalah menyelesaikan proses administrasi pengalihan aset agar penataan kawasan dapat segera dimulai.

“Intinya pengalihan aset ini untuk percepatan penataan kawasan Cihampelas. Soal nanti Teras Cihampelas dibongkar atau seperti apa, kita lihat setelah menjadi kewenangan Pemprov,” katanya.

(gin)


Editor : Inilahkoran