Menyentuh, Petugas Sampai Gendong Nenek Paroh, Hindarkan dari Ancaman Bencana

Kisah dramatis dilakukan petugas BPBD dan Damkar Kota Bogor. Mereka menyelamatkan Nenek Paroh saat bencana banjir terjadi di Kampung Bebek.

Menyentuh, Petugas Sampai Gendong Nenek Paroh, Hindarkan dari Ancaman Bencana
Petugas menggendong Nenek Paroh, menyelamatkannya dari ancaman bencana di Kota Bogor.

INILAHKORAN, Bogor – Kisah dramatis dilakukan petugas BPBD dan Damkar Kota Bogor. Mereka menyelamatkan Nenek Paroh saat bencana banjir terjadi di Kampung Bebek.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh , menjelaskan pihaknya bersama petugas Damkar Kota Bogor, melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengurangi dampak bencana.

“Di Kampung Bebek RT 002/010 Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, petugas Pemadam Kebakaran mengevakuasi seorang lansia bernama Paroh saat terjadi luapan air Sungai Ciliwung,” jelas Hidayatulloh.

Sementara itu, Danru Regu 1 Damkar Pos Cibuluh, Agus Kurniawan mengatakan, bahwa saat mendatangi lokasi banjir Kampung Bebek, dirinya melihat debit air mulai naik dan melintasi permukiman warga.  

“Iya, ketika debit air naik, kami melihat ada lansia. Kemudian kami bujuk untuk dievakuasi karena air sudah merendam teras depan rumah warga,” ungkap Agus.  

Agus melanjutkan, setelah dibujuk, Nenek Paroh pun bersedia dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Kemudian kami gendong Nenek Paroh dan mengevakuasinya ke rumah warga sekitar yang jauh dari potensi banjir maupun longsor. Alhamdulillah, sekarang sudah aman dan sudah dievakuasi,” tambahnya.

Untuk meminimalkan dampak bencana di titik-titik rawan, BPBD Kota Bogor dan Damkar beserta potensi SAR lainnya dan unsur wilayah telah diterjunkan ke lokasi bencana maupun titik-titik rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah mengatakan, bahwa saat ini petugas sudah disebar ke berbagai titik potensi atau rawan bencana.

“Teman-teman sudah kami sebar sejak menerima laporan di hulu Sungai Ciliwung maupun Cisadane, karena Kota Bogor ini menjadi lintasan dari dua sungai tersebut,” ungkap Hidayatulloh kepada wartawan pada Senin 3 Maret 2025. (*)


Editor : Zulfirman