Menyongsong 2024, KPU Jabar Prioritaskan Kesiapan dan Kesehatan Personel

KPU Jawa Barat tengah bersiap menyongsong sejumlah agenda besar pada tahun 2024 mendatang.

Menyongsong 2024, KPU Jabar Prioritaskan Kesiapan dan Kesehatan Personel

INILAHKORAN, Bandung-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat tengah bersiap menyongsong sejumlah agenda besar pada tahun 2024 mendatang. Bagi KPU-jabar'>KPU Jabar, 2024 merupakan tahun yang menantang mengingat akan digelar pemilihan dari tingkat pusat, provinsi, dan kota atau kanupaten.

Pada 2024 nanti, sebanyak 27 kabupaten kota di Jabar bakal melaksanakan pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwalkot) atau pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup), sekaligus pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub). Selain itu akan diselenggarakan pemilu atau pemilihan legislatif yang juga bersamaan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres). 

Ketua KPU Provinsi Jawa Barat , Rifqi Ali Mubarok mengatakan penyiapan personil merupakan hal penting menghadapi 2024 nanti.  Baik itu personil penyelenggara pemilihan dan pemilu sampai tingkat terdasar, yakni KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), PPS (Panitia Pemungutan Suara), dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).

"Kami melakukan konsolidasi organisasi, kita ingin memastikan bahwa personil penyelenggara itu harus siap, sehingga harus dipenuhi secara kualitas dan kuantitas personil, termasuk juga pada saat sekarang tidak hanya secara kompetensi, profesionalitas, integritas dan independensi, yang harus dipenuhi, juga kesehatan," tutur Rifqi di Bandung, Minggu (14/8/2022). 

Kesiapan terkait kesehatan menjadi salah satu hal yang diperhatikan, mengingat Indonesia diperkirakan masih dalam kondisi pandemi. Pihaknya juga tidak ingin kembali terjadi kasus kelelahan petugas seperti pada pemilu sebelumnya. 

"Termasuk juga kemungkinan nanti perekrutan badan ad hoc yang akan kita lakukan yaitu PPS dan KPPS yang kemungkinan usianya dibatasi karena kita tidak ingin kejadian 2019 terulang kembali, banyak yang meninggal dunia karena faktor kelelahan dan mereka meninggal itu karena faktor kesehatan, yaitu komorbid maupun karena faktor usia yang memang mayoritas di atas usia 60 tahun," katanya.

Mengingat pemilu dan pemilihan memang akan kembali dilaksanakan secara serentak dari tingkat pusat sampai daerah, karena itu kesehatan para petugas menjadi perhatian yang sangat penting 

"Kesiapan KPU dalam menyelenggarakan pemilu dan pemilihan ditentukan dari penyelenggaraannya, kesiapan penyelenggaranya. Maka kita upayakan konsolidasi dan koordinasi untuk memastikan kesiapan SDM di samping juga kesiapan anggaran," tuturnya.

Rifqi mengatakan KPU-jabar'>KPU Jabar memiliki pengalaman penyelenggaraan pemilu dan pemilihan serentak pada 2018-2019. Saat itu pilbup dan pilwalkot dilaksanakan di 16 kota dan kabupaten, juga pemyelenggaraan pilgub. Ditambah, pemilu dan pilpres.

Dia mengatakan hal yang disoroti adalah lamanya penghitungan suara yang bisa berlanjut pada hari berikutnya. Sedangkan pencoblosannya sendiri tetap sama, hanya sampai pukul 13.00. Karenanya, kesehatan petugas menjadi sangat penting.

"Jadi sebetulnya kita sudah punya pengalaman untuk bisa melaksanakan pemilu dan pemilihan serentak dalam waktu yang bersamaan. Yang harus disiapkan SDM yang harus siap, yang kemungkinan memakan waktu yang hampir sama proses penghitungan suaranya dengan yang lalu," katanya.

Lebih lanjut, Rifqi menyampaikan, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan konsolidasi internal bersama KPU di kota dan kabupaten. Itu dilakukan  guna mempersiapkan tahapan verifikasi partai politik peserta pemilu.

"Sekarang tahapan yang sudah dimulai itu adalah pendaftaran partai politik peserta pemilu di tingkat pusat yang nanti akan ditindaklanjuti oleh provinsi kabupaten kota untuk dilakukan verifikasi. Maka yang hal yang dilakukan oleh KPU provinsi adalah memastikan kesiapan kota dan kabupaten melakukan verifikasi administrasi dengan melakukan rapat koordinasi maupun bimbingan teknis untuk pelaksanaan verifikasi administrasi," tuturnya. (Riantonurdiansyah) 


Editor : Ahmad Sayuti