Mesin Gol Adrian Martinez Bawa Racing Club ke Perempat Final, Dua Kartu Merah Melayang
Adrian Martinez membawa Racing Club ke perempat final Copa Libertadores. Dia jadi pahlawan dalam laga Racing Club vs Penarol.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Buenos Aires – Adrian Martinez membawa Racing Club ke perempat final Copa Libertadores. Dia jadi pahlawan dalam laga Racing Club vs Penarol.
Duel Racing Club vs Penarol di laga kedua perdelapan final Copa Libertadores berakhir 2-1. Adrian Martinez memborong dua gol Racing Club.
Pertandingan Racing Club vs Penarol diwarnai hujan kartu merah. Dua pemain Racing Club, Marcos Rojo dan Bruno Zuculini menerimanya. Untungnya, mereka mendapatkan dalam posisi duduk di bangku cadangan.
Dengan kemenangan laga Racing Club vs Penarol ini, klub Argentina itu maju ke perempat final Copa Libertadores. Mereka sudah ditunggu klub Argentina lainnya, Velez Sarsfield.
Pertandingan Racing Club vs Penarol pada laga kedua perdelapan final Copa Libertadores berlangsung di Stadion Juan Domingo Peron, Avellaneda, Rabu 20 Agustus 2025 pagi WIB.
Racing Club mengawali duel dengan mengesankan. Mereka hampir saja mendapat hadiah penalti saat laga baru jalan empat menit saat Adrian Martinez dijatuhkan lawan di daerah terlarang.
Tiga menit berselang, Racing Club akhirnya mampu mencetak gol. Adrian Martinez bereaksi dengan cepat memanfaatkan bola muntah dan mengirimnya ke gawang Penarol.
Penarol tak mau menyerah begitu saja. Klub asal Uruguay ini pun mulai melancarkan tekanan ke pertahanan lawan.
Silvera Cabo hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-14 kalau saja tendangan drive mendatarnya tak diselamatkan kiper Gabriel Arias.
Namun, semenit kemudian, Penarol mewujudkan ambisinya. Mereka menyamakan kedudukan melalui Nahuel Herrera.
Gol ini berawal dari tendangan pojok yang dilepaskan Eric Remedi. Secara sempurna, dia mengirim bola untuk disundul Nahuel Herrera menjebol gawang lawan.
Penarol bahkan nyaris berbalik unggul di menit ke-31. Adrian Martinez menusuk ke kotak penalti, melepaskan tembakan ke gawang Racing Club, tapi bola masih bisa diselamatkan Brayan Cortes.
Semenit kemudian, gawang Penarol malah dijebol Racing Club. Marcos Rojo membelokkan bola tendangan bebas Gabriel Rojas ke gawang lawan.
Tapi, wasit kemudian menganulir gol tersebut. Setelah memeriksa VAR, dia memastikan sebelum gol tercipta, sudah terjadi pelanggaran lebih dulu.
Enam menit memasuki babak kedua, Adrian Balboa hampir saja mencetak gol untuk Racing Club. Sundulannya memanfaatkan umpan silang Adrian Balboa, sayangnya, masih melebar dari gawang.
Memasuki babak kedua, Racing Club mencoba memburu kemenangan. Adrian Balboa, di menit ke-51, memanfaatkan umpan silang Gabriel Rojas, melepaskan sundulan, namun masih melayang.
Sebaliknya, Penarol juga memiliki kesempatan melalui Ignacio Sosa pada menit ke-68. Sayangnya, tendangan mendatarnya dari sisi kotak penalti masih bisa diselamatkan kiper Gabriel Arias.
Perjuangan Racing Club akhirnya membuahkan hasil di menit ke-83. Adrian Martinez melepaskan tendangan sempurna dari titik penalti.
Bagi Adrian Martinez, ini merupakan gol keenamnya di Copa Libertadores musim ini. Sementara, dia menjadi pencetak gol terbanyak.
Empat menit memasuki injury time, tendangan bebas sempurna Martirena Torres dimanfaatkan Franco Pedro dengan sundulan kepalanya untuk memperbesar kemenangan Racing Club. (*)
Editor : Zulfirman


