Meski Sempat Panas, DPMD Jabar Optimistis Pilkades Digital Karawang Berjalan Lancar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi optimistis, gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara digital di Kabupaten Karawang pada 28 Desember 2025 mendatang berjalan lancar.

Meski Sempat Panas, DPMD Jabar Optimistis Pilkades Digital Karawang Berjalan Lancar
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi optimistis, gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara digital di Kabupaten Karawang pada 28 Desember 2025 mendatang berjalan lancar.

INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi optimistis, gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara digital di Kabupaten Karawang pada 28 Desember 2025 mendatang berjalan lancar.

Ade mengatakan, ada sembilan desa yang akan menggelar Pilkades Digital di Karawang. Di mana semua tempat pemungutan suara (TPS), bakal dilakukan secara digital. Awalnya ada 61 TPS di sembilan desa, namun akhirnya berkurang menjadi 60 TPS.

Secara umum lanjut Ade, tahap persiapan dan sosialisasi telah dilakukan. Meski sempat panas di Cikampek Selatan dan Utara, karena ada calon kepala desa tak lolos kualifikasi. Meski pada akhirnya kontestan menerima, hasil seleksi yang dilakukan.

"Sudah siap semua. Walaupun kemarin sempat ada laporan agak panas ya," ujar Ade kepada INILAHKORAN.ID di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 22 Desember 2025.

Dia melanjutkan, secara teknis pelaksanaan Pilkades Digital di Karawang tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan di Kabupaten Indramayu.

Hingga kini diakuinya, tidak ada keluhan maupun kendala dalam proses sosialisasi pelaksanaan Pilkades Digital Karawang.

"DPT (Daftar Pemilih Tetap) pun sudah ditetapkan. Tapi saya belum lihat datanya," ucapnya.

Terlepas dari itu, Ade optimistis gelaran Pilkades Digital Karawang dapat berjalan lancar, layaknya ketika dilakukan pada Indramayu di 10 Desember 2025 lalu.

Dia pun meyakini, jumlah partisipasi juga akan tinggi di atas 75 persen karena ada kedekatan antara masyarakat dengan calon yang diusung untuk menjadi kepala desa.

"Seperti kemarin itu, hangat. Berarti kemungkinan juga partisipasinya pasti tinggi, In Syaa Allah," tandasnya.***


Editor : JakaPermana